Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pekerja Asing
Dialog dengan Milenial, Sandiaga Uno Dikeluhkan Soal Tenaga Kerja Asing
2019-02-05 16:29:24

Sandiaga Salahuddin Uno.(Foto: Istimewa)
PALANGKARAYA, Berita HUKUM - Tiara, Milenials Palangkaraya, mengaku resah setelah lulus kuliah sulit mencari kerja. Sementara menurutnya, begitu gampang Tenaga Kerja Asing (TKA) diterima kerja di daerahnya.

"Saya sudah lulus kuliah Pak, sudah daftar kerja, tapi nggak diterima. Kenapa ya Pak? Padahal kalau orang asing kok gampang banget kerja di sini. Indonesia ini banyak pertambangan, tapi kenapa kok malah memilih tenaga kerja pertambangan dari asing," curhat Tiara saat ikut dalam Dialog Penciptaan Lapangan Kerja (Pemberdayaan Emak-emak & Millenial) OKE OCE di Aula Dharma Wanita Jalan Diponegoro, Kalimantan Tengah, Senin (4/2).

Sandi menyatakan ini keluhan yang diterimanya dari beberapa daerah yang dikunjunginya di Indonesia. "Jadi di sini cari kerja susah atau gampang," tanya Sandi. Para peserta pun serempak menjawab,"susah."

"Nah In Shaa Allah jika saya dan Pak Prabowo diberi amanat untuk melayani masyarakat Indonesia, hal ini kami pastikan tidak terjadi. Kami akan batasi tenaga kerja asing, kita utamakan para pekerja anak negeri sendiri, juga buat Tiara-Tiara yang lain," kata Sandi.

Sandi juga menyatakan dia akan membawa One Kecamatan/Kampung/Kota One Center for Entrepreneurship ke seluruh wilayah Indonesia. "Ini untuk Tiara dan kawan-kawannya untuk mencari peluang kerja melalui pelatihan. Melatih menjadi entrepreneur," ucap Sandi.

Sementara, saat kunjungan di Palangkaraya, Sandiaga Salahuddin Uno juga bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Drs. H. A. DJ Nihin di kediaman mantan bupati Barito Utara dua peiode, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah di Temanggung Tandang Nomor 56, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (4/2). Sandi diterima hangat oleh Nihin dan keluarganya.

Nihin yang kini menjadi salah satu tokoh agama di yang dihormati di Palangkaraya, menitipkan pesan agar calon wakil presiden nomor urut 02 ini, memperhatikan rakyat dengan sebaik-baiknya.

"Saya ada tiga pesan buat Pak Sandi. Pertama, ciptakan rasa aman, kedua mendengarkan apa yang diinginkan rakyat, dan ketiga menciptakan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia agar tercipta Indonesia yang adil dan makmur," ucap Nihin.

Sandi mengaku tidak akan melupakan harapan dan pesan dari Nihin. Mantan wakil gubernur DKI ini berjanji, In Shaa Allah jika terpilih akan mewujudkan pesan itu.

"Apa yang disampaikan Pak Nihin menjadi tekad Prabowo-Sandi untuk Indonesia menang. Indonesia yang lebih baik dari sekarang. Aman dalam mencari dan menciptakan lapangan kerja, sejahtera karena harga-harga kebutuhan pokok yang stabil serta terjangkau. Terima kasih atas masukannya," jelas Sandi.

Ratusan masyarakat berkumpul di rumah tersebut. Termasuk juga perwakilan partai koalisi. Warga sekitar heboh begitu Sandi keluar rumah untuk melanjutkan kegiatannya menyerap anspirasi di Palangkaraya. Mereka berebut untuk mendapatkan momen berfoto dan berjabat tangan.(ps/bh/sya)


 
Berita Terkait Pekerja Asing
 
• Kritik Luhut Soal TKA China, Jubir AMIN: Lapangan Pekerjaan Anak Bangsa Semakin Direbut!
 
• Cegah Kasus Omicron Bertambah, Pemerintah Diminta Tutup Pintu Masuk Bagi TKA
 
• Sungkono Soroti Banyaknya Buruh Asing yang Masuk ke Indonesia
 
• 974 WNA Masuk ke Indonesia Lewat Bandara Soetta dalam 3 Hari
 
• Para Anggota DPR Mengkritisi Pemerintah yang Kembali TKA China Masuk ke Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]