Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Partai Demokrat
Di Sidang Tipikor Anas Ingin Ketemu Gede Pasek Suardika
Tuesday 21 Jan 2014 21:04:40

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.(Foto: BH/put)
JAKARTA – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku, baru tahu kalau mantan Ketua Komisi III DPR-RI dari fraksi partai Demokrat Gede Pasek Suardika dipecat dari Anggota DPR RI dan otomatis di depak dari kader Partai Demokrat. Anas berharap, dirinya dapat bertemu dengan sahabatnya hari ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Selatan dalam agenda sebagai Saksi.

"Saya berharap hari ini siapa tahu bisa ketemu Pak Pasek disini, gak tahu ada atau enggak, atau belum datang," kata Anas, Selasa (21/1) di Jakarta Selatan.

Menurut Anas, pemecatan Pasek merupakan musibah politik, namun belum tentu berimbas negatif kepada Sekjen Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang dimotori oleh Anas, dan Gede Pasek itu sebagai Sekjen.

"Belum tentu jelek, siapa tahu baik untuk pak Pasek, ada hikmahnya," pungkas Anas.

Anas mantan DPR RI yang juga mantan ketua partai Demokrat ini rencananya akan menjadi Saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON). Anas akan bersaksi dalam persidangan terdakwa mantan pejabat Kementerian Olah Raga Deddy Kusdinar.(bhc/lt7/dar)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]