Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Di Depan Para Seniman dan Budayawan, Presiden SBY Nyanyikan 'Rumah Kita'
Saturday 09 Aug 2014 23:03:58

PresidenSBY menyanyikan lagu ‘Rumah Kita’, dalam Malam Silaturahim dengan Para Seniman dan Budayawan di Istana Kepresidenan Cipanas, Kabupaten, Jawa Barat, Jumat (8/8) malam.(Foto: Istimewa)
CIPANAS, Berita HUKUM - Di hadapan sejumlah seniman, budayawan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyanyikan lagu ‘Rumah Kita’, dalam Malam Silaturahim Presiden dengan Para Seniman dan Budayawan di Istana Kepresidenan Cipanas, Kabupaten, Jawa Barat, Jumat (8/8) malam.

“Bapak Ibu dan teman-teman juga berpikir, meskipun kita hidup dalam perkampungan global toh kita memerlukan rumah untuk berteduh, rumah inilah Indonesia, tanah air kita, tumpah darah kita, semangat kita, kebangsaan kita, karya-karya kita. Inilah maknanya, saya ingin membawakan tapi ingat, saya bukan penyanyi, saya hanya salah satu pencipta lagu,” kata SBY sebelum naik ke panggung untuk menyanyikan lagu ‘Rumah Kita’ itu.

Usai lagu ‘Rumah Kita’, Presiden SBY mengajak para menteri untuk bersama-sama menyanyikan lagi To Love Somebody milik Bee Gees. "Sekali-sekali kita bawakan lagu untuk para seniman dan budayawan. Karena tadi lagu-lagu saya yang terus dibawakan, maka sekarang akan membawakan ciptaan yang lain," SBY menjelaskan. Untuk lagu ini, SBY menyanyi bersama para menteri yang hadir.

Para menteri yang hadir dalam acara tersebut di antaranya Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisyahbana, Mendagri Gamawan Fauzi, Menhan Purnomo Yosgiantoro, Menkeu Chatib Basri, Mendikbud M. Nuh, Menkum dan HAM Amir Syamsudin, M, Menparekraf Mari Pangestu, Menteri ESDM Jero Wacik, Menkop Syarif Hasan, Wamenlu Dino Patti Djalal, dan Wamen Dikbud Windu Nuryatin Nampak antusias mengikuti Presiden SBY menyanyikan bersama-sama lagu ‘To Love Somebody’ itu.

Jadi Warga Yang Baik

Sebelumnya, Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono dalam sambutannya menyambut baik ajakan para seniman dan budayawan yang hadir pada malam itu untuk tetap bersama-sama nanti menaburkan kasih sayang, persaudaraan dan kerukunan melalui karya seni.

“Saya akan menjadi salah satu di antara bapak, ibu, teman-teman nanti di bawah pemimpin kita yang baru, presiden kita yang baru. Mari kita menjadi warga bangsa yang baik,” kata Presiden SBY.

Dari testimoni Seniman Bens Leo dan Sastrawan Taufik Ismail, diketahui bahwa SBY telah menulis 41 puisi, puluhan lagu, dan 3 buku.

Para seniman dan budayawan membawakan beberapa lagu dan puisi karya Presiden SBY, diantaranya adalah lagu berjudul Malam Sunyi di Cipaganti oleh Lala Karmela; lagu “Harmoni yang Indah” oleh Harvey Malaiholo dan Rafika Duri; lagu “Aku Bangga Jadi Anak Indonesia” oleh Lana Nitibaskara, lagu “Mengarungi Keberkahan Tuhan” oleh Ebiet G. Ade, dan dilanjutkan dengan Pembacaan Puisi berjudul "Kangen”oleh Dewi Yull.

Kemudian Dharma Oratmangun membawakan lagu “Rinduku Padamu”, ini adalah lagu yang ditujukan kepada Tuhan dan merupakan lagu pertama SBY yang direkam. Dilanjutkan dengan
Testimoni oleh Renny Djajoesman dan persembahan lagu “Kembali” oleh Afgan dan lagu “Untuk Bumi Kita” oleh Sandhy Sondoro.

Para seniman dan budayawan yang hadir pada acara tersebut di antaranya adalah Fariz RM, Rafika Duri, Purwacaraka, Dwiki Dharmawan, Afgan, Sandy Sandoro, Taufk Ismail, pelukis Suwarno, dan pengamat musik Bens Leo.(Setkab/WID/ES/bhc/sya)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]