Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Demokrat Partai Kerabat
Monday 29 Apr 2013 16:50:47

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat akan berpelukan dengan Anas Urbaningrum di lobi hotel Sahid, Jakarta, Minggu (17/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Demokrat banyak mengusung kerabat dan keluarganya sebagai bakal Calon Legislatif di Pemilihan Legislatif (Pileg). Menurut data yang diberikan salah satu pengacara Anas Urbaningrum, terlihat ada 37 kerabat yang didaftarkan sebagai Caleg oleh Partai Pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Carel Tricualu, salah satu pengacara Anas Urbaningrum saat mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (29/4) mengatakan, bisa dilihat dari Caleg yang didaftarkan Demokrat ke KPU.

"Iya bisa saja, yang jelas elit-elitnya, ada anaknya, istrinya, iparnya bisa dilihat disitu (Daftar Caleg Demokrat). Bahkan sudah ada yang jadi TSK (tersangka), coba lihat itu, Mantan Gubernur Maluku Utara masuk daftar Caleg," kata Carrel.

Bahkan, Carrel juga memberikan foto kopian empat lembar yang berisi susunan Caleg Demokrat yang merupakan satu kerabat. "Ini (foto kopian) silahkan dibaca, siapa yang berkuasa di partai Demokrat. Ada satu lagi, yang lebih jelas dari keluarga Nazaruddin. Ada dua keluarga Nazaruddin, dua-duanya nomor 1 di dapilnya masing-masing.
Ini adalah bargaining Nazaruddin dengan petinggi Demokrat," tegasnya.

Jadi, katanya, Anas Urbaningrum yang menurutnya ditetapkan tersangka karena paksaaan, saat ini sudah terbukti. Salah satunya karena untuk mengusung para kerabat dan keluarga para kader dan petinggi Demokrat. "Di jamannya mas Anas, yang seperti ini tidak ada. Banyak loyalis Anas yang tersingkir. Dari hasil inventarisasi teman, ternyata ada nepotisme," lanjutnya.

"Anas Urbaningrum dijadikan tersangka dan terpaksa harus mundur sebagai Ketua Umum, sekarang terbukti dan terungkap. Apa yang melatarbelakanginya, salah satunya terkait pencalonan Bacaleg," tegasnya.

Berikut Daftar Per-Kronian Daftar Caleg Sementara (DCS) Partai Demokrat:

1. Edhie Baskoro, Jatim VII (Anak)
2. Hartanto Edhie Wibowo, Banten III (Adik Ipar)
3. Sartono, Jatim III (Sepupu)
4. Mexicana Leo Hananto, DKI Jakarta III (Keponakan Wibowo)
5. Putrid Permatasari, Jateng I (Keponakan Agus Hermanto)
6. Agung Budi Santoso, Jabar I (Keluarga Hadi Utomo)
7. Sri Hidayati, Jabar III (Adik Ipar Agung Budi Santoso)
8. Drg. Lintang Pramesti, Jabar VIII (Anak Agus Hermanto)

Ada juga kerabat dan keluarga M Nazaruddin:

1. Muhammad Nasir, Jatim VII (Kakak M Nazaaruddin)
2. Ayub Khan, Banten III (Sepupu Nazar)

Dan masih banyak atau totao daftar yang dikasih pengacara Anas, ada 37 Caleg Demokrat yang masih ada hubungan kerabat.(bhc/din)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]