Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Demokrat Bali Siap Dukung Agus Yudhoyono Jadi Capres 2019
2017-05-07 12:12:30

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
DENPASAR, Berita HUKUM - Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengatakan, Demokrat Bali mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Menurut dia, hal ini merupakan aspirasi kader dari tingkat ranting, PAC, DPC, sampai DPD Demokrat Bali.

"Mayoritas kader di Bali mendukung AHY sebagai capres yang diusung Demokrat tahun 2019 nanti," kata Mudarta saat ditemui di Denpasar, Sabtu (6/5).

Ia mengatakan, Agus merupakan figur muda yang cerdas dengan latar belakang pendidikan dan prestasi yang baik, meskipun secara politik masih perlu pematangan.
Mudarta juga menyampaikan, aspirasi ini akan disampaikan melalui forum resmi di tingkat nasional.

Jika dalam rapat kerja yang digelar di Lombok pada waktu dekat membuka ruang agenda pembahasan calon presiden, Demokrat Bali akan mengusulkan AHY.
"Tentu tetap perhatikan mekanisme, akan disampaikan melalui forum resmi," ujarnya.
Menurut Mudarta, mengusung calon presiden jauh-jauh hari berdampak signifikan pada perolehan suara partai.

Dia mencontohkan PDI Perjuangan yang mendapat suara hampir 20 persen saat pemilihan legislatif karena mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden ketika itu.

Demikian juga dengan Partai Gerindra. "Kita lihat sendiri Demokrat tidak mengusung calon pada pilpres lalu sehingga perolehan suara saat pileg merosot tajam," kata Mudarta.(sanusi/tribunnews/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]