Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Buruh
Demo Buruh Di MEDAN Berlangsung Damai
Tuesday 01 May 2012 18:33:34

Aksi KASBI di TVRI Medan (Foto: BeritaHUKUM.com/ptr)
MEDAN (BeritaHUKUM.com) – Aksi buruh di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Diponegoro, Medan Sumatra Utara. Berlangsung damai. Meski demikian, pintu gerbang depan kantor tersebut telah dipasang kawat berduri.

Berdasarkan pantauan BeritaHUKUM.com di lokasi, aksi demontrasi ini tidak menganggu arus lalulintas.

Sementara itu, di Bandara Polonia pihak kepolisian telah memblokir jalur masuk Bandara, dengan kawat berduri . dan jarak antara kawat dengan Bandara terpaut 30 meter. Selain itu, pihak kepolisian menyiagakan ratusan personel yang dibantu prajurit TNI.

Menurut Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Sastro hal ini dllakukan agar aksi demontrasi tidak mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Polonia. Meski demikian, pihaknya tidak menghalangi aksi unjuk rasa dalam Hari Buruh Sedunia tersebut namun diharapkan tidak mengganggu aktivitas di objek vital itu.

Penjagaan ini akan terus dilakukan hingga situasi dianggap terkendali.

Sedangkan di lapangan Merdeka Medan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, menyelengarakan panggung hiburan. Yang diwarnai dengan Hiburan Artis-artis Kota Medan.Tampak walikota Medan Rahudman Harahap, Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat S, dan Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen lodewijk.bersama para serikat buruh mereka berjoget bersama membawakan lagu anak medan’.

Tuntut Menjadi Hari Libur Nasional

Di halaman Gedung TVRI Medan, sekitar 500 massa berorasi menuntut agar hari buruh inetrnasional di jadikan hari libur nasional. Massa yang berdemo ini dari Kelompok Buruh (KASBI Sumut, KPO,PRP medan, PPBI Medan, SPCI
Aksi ini, mengerahkan ratusan personel untuk berjaga-jaga. Meski demikian aksi ini berlangsung damai hingga akhir.

Massa yang terdiri dari berbagai elemen serikat buruh ini. Menuntut enam hal diantaranya; Tetapkan 1 mei sebagai hari Libut nasional, tolak dan hapus outsorching, sistim kerja kontrak, harian lepas. Hentikan dan berangus serikan buruh union asing. Implemetasikan hak-hak buruh perempuan, lawan politik upah murah, bubarkan dewan pengupahan daerah dan bentuk dewan yang pro terhadap buruh dan kelas pekerja.

"Sudah sekian lama masalah buruh ini tidak selesai, kami minta agar dituntaskan," teriak kordinator aksi, Johan Merdeka dari atas mobil pick up yang membawa perangkat sound system.(bhc/put)



 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]