Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Narapidana
Dari 456 Napi Lapas, 65% Kasus Narkoba
Saturday 08 Jun 2013 13:18:01

Badaruddin BC,IP,SH dan Ery Taruna BC,IP,SH, didampingi staf dari Lapas kelas II B Langsa.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Dari 456 Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Langsa, 65%-nya Napi Narkoba, hal ini disampaikan pada saat Sertijab (Serah terima jabatan), dari kepala lembaga pemasyarakatan (Kalapas) lama, Badaruddin BC, IP, SH kepada Kalapas yang baru Ery Taruna BC, IP, SH, Sabtu (8/6) di Lapas.

Setijab Kalapas yang tidak dihadiri instansi lain berjalan sukses dan damai, acara tersebut hanya dihadiri kepala Devisi pemasyarakatan Aceh Basmanidar SH, MM, mewakili kepala kantor kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh.

Dalam sambutannya, Badaruddin BC, IP, SH mengatakan Lapas klas II B Langsa sudah over kapasitas, saat ini dihuni 456 orang, dengan kapasitas Lapas 160 dan 65% penghuninya kasus Narkoba dan dalam waktu dekat ini akan dipindahkan 109 orang ke Lapas Narkoba.

"Badaruddin akan menempati jabatan barunya sebagai kepala Bidang Perawatan, Registrasi, Narkoba, HIV dan AIDS pada kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh.

Sementara Ery Taruna BC, IP, SH, kepala Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kuta Cane (Aceh Tenggara.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Narapidana
 
Dari 456 Napi Lapas, 65% Kasus Narkoba
 
MK Tolak Permohonan Dua Mantan Narapidana
 
Kejari Toboali Tolak Pembebasan Bersyarat Empat Napi Korupsi
 
Narapidana Pukul Jaksa Y Ginting Hingga KO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]