Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
TNI
Dansatgas Indo FPC TNI Ikuti Pertemuan dengan FC UNIFIL
Sunday 30 Dec 2012 17:05:15

Komandan Kontgn. Indonesia Kol. Inf Karmin Suharna, Wakil Komandan Sek. Timur Kol. Inf Rezerius, Dansatgas Sempu Letkol Cpm Subiakto S.H., Dansatgas Indobatt Mayor Inf Lucky Avianto, serta beberapa Dansatgas negara lain; Austria, Italia, Finlandia, Hungaria, Slovenia, Ghana, Spanyol, Yunani, Turki,
LEBANON, Berita HUKUM - Komandan Satgas (Dansatgas) Indo FPC (Force Protection Company) TNI Kontingen Garuda XXVI-E2/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) Mayor Inf Yuri Elias Mamahi mengikuti pertemuan pada acara Meet and Greet yang diselenggarakan oleh Force Commander (FC) UNIFIL Mayor Jenderal Paolo Serra dari Italia, bertempat di ruang MCC (Meeting Conference Centre), Naqoura, Lebanon Selatan, Sabtu (29/12).

Turut hadir pada pertemuan tersebut, diantaranya Komandan Kontingen Indonesia Kolonel Inf Karmin Suharna, Wakil Komandan Sektor Timur Kolonel Inf Rezerius, Dansatgas Sempu Letkol Cpm Subiakto S.H., Dansatgas Indobatt Mayor Inf Lucky Avianto, serta beberapa Dansatgas dari negara lain, seperti Austria, Italia, Finlandia, Hungaria, Slovenia, Ghana, Spanyol, Yunani, Turki, Korsel dan Sierra Leon.

Pertemuan yang di buka secara resmi oleh FC UNIFIL Mayor Jenderal Paolo Serra dilaksanakan sebagai ucapan selamat datang bagi semua Komandan Satgas yang baru bergabung dalam misi UNIFIL.

Pada kesempatan tersebut, Mayor Jenderal Paolo Serra juga melepas sejumlah Dansatgas yang akan kembali ke negaranya, beberapa dari mereka telah menyelesaikan tugasnya selama 6, 8 dan 12 bulan di UNIFIL diantaranya Dansatgas dari negara Serbia, Jerman, Tanzania, Belarusia dan Perancis.

Dalam sambutannya Mayor Jenderal Paolo Serra, antara lain menyampaikan harapannya kepada Satgas yang baru datang untuk dapat segera menyesuaikan dengan keadaan daerah operasi serta dapat segera bekerja sama dalam menciptakan perdamaian di Lebanon Selatan,

Force Commander UNIFIL juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Satgas yang akan kembali atas kontribusi yang telah diberikan. Acara diakhiri dengan foto bersama.( fdw/fpc/tni/bhc/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]