Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Ahok
DPRD Anggarkan Pelantikan Jokowi - Ahok Rp 822 Juta
Sunday 23 Sep 2012 13:03:38

Uchok Sky Khadafi (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekretariat DPRD DKI Jakarta sudah menyiapkan dana Rp 822 juta untuk biaya pelantikan calon gubernur/calon wakil gubernur 2012-2017 terpilih.

Demikian dilansir Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Minggu (23/9).

Diketahui bersama, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang atas pasangan Fauzi Bowo (Foke) - Nachrowi Ramli (Nara), sebagaimana hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei terhadap pemungutan suara putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 20 September 2012 lalu.

Namun, KPUD DKI Jakarta baru melakukan rekapitulasi suara pada 28 hingga 29 September 2012. Penetapan cagub / cawagub terpilih dilaksanakan KPUD pada 3 Oktober 2012. Dan cagub/cawagub terpilih baru akan dilantik pada 7 Oktober 2012 mendatang.

FITRA mengkritisi alokasi anggaran Rp 822 juta yang terbilang terlalu mewah untuk sekadar acara pelantikan yang merupakan acara seremonial ini.

Karena itu, FITRA meminta kepada Jokowi dan Ahok untuk melakukan penghematan terhadap alokasi anggaran pelantikan ini. "Di mana alokasi anggaran sebesar Rp 822 juta itu masih terlalu besar, mahal, megah, dan mewah bila dilihat oleh publik Jakarta. Akan lebih baik, bila alokasi anggaran ini dikurangi sampai di bawah Rp 400 saja, agar upacara pelantikan tidak boros anggaran, maupun kegiatan upacara pelantikan jadi sederhana dan hikmah buat publik rakyat", pintanya.(tbn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Ahok
 
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob
 
Ditertawai Adiknya Ahok, Sam Aliano: Harapan Veronika Tan Jadi Ibu Negara
 
Mako, Ahok dan Teroris
 
Terkait Kewarganegaraan Ayah Ahok, Inilah Tanggapan Yusril Atas Surat Terbuka Adik Ahok
 
'Ahok Masih di Rutan Mako Brimob karena Kedekatannya dengan Jokowi'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]