Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Mobil Esemka
DPR Sindir Jokowi Soal Nasib Mobil Esemka
Friday 13 Nov 2015 20:30:47

Ilustrasi. Joko Widodo saat bangga dan bergaya dengan mobil Esemka.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Beberapa tahun lalu, sebelum menjadi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) melambungkan namanya lewat keberadaan mobil Esemka. Berawal dari masifnya pemberitaan hingga masyarakat terhanyut dan bangga dengan janji-janji Jokowi, popularitas Jokowi melambung dan mengantarkannya jadi Gubernur DKI Jakarta dan kini akhirnya menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Sayangnya, setelah satu tahun memimpin Indonesia, tak ada kabar tentang kelanjutan mobil Esemka. Kreatifitas anak-anak bangsa itu juga tak kunjung dikembangkan sebagai mobil nasional.

“Saya mengingatkan Presiden akan janjinya untuk mengembangkan mobil Esemka sebagai mobil nasional. Karena sudah satu tahun pemerintahan Jokowi, soal mobil Esemka sudah terlupakan,”ungkap anggota Komisi VI DPR RI Sartono kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (13/11).

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, masyarakat juga tak langsung muluk-muluk meminta agar mobil Esemka dikembangkan jadi mobil nasional. Paling tidak, mobil yang dibuat bisa dioperasikan sebagai angkutan pertanian.

"Paling tidak, mengembangkan mobil untuk mengangkut hasil pertanian dari desa ke kota sehingga kesejahteraan rakyat, utamanya petani meningkat,” sebut Sartono.

Apalagi, anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur VII itu menambahkan, saat ini sudah ada Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur jalan dan pertanian.

Diharapkan, pengembangan mobil Esemka sebagai mobil nasional berdampak pada kemandirian industri otomotif. “Kalau memang ingin dikembangkan mobil Esemka, adalah untuk kedaulatan industri, utamanya industri otomotif kita,” sebutnya.

Sartono menambahkan, pihaknya akan menanyakan hal ini dalam rapat kerja dengan Menteri Perindustrian dalam waktu dekat. “Kami akan tanyakan hal tersebut kepada Menteri Perindustrian. Ini adalah untuk kebaikan dan kemandirian nasional dalam bidang otomotif,” tutupnya.(fmi/okezone/bh/sya)


 
Berita Terkait Mobil Esemka
 
• Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!
 
• DPR Minta Jokowi Serius Dorong Proyek Mobil Esemka
 
• DPR Sindir Jokowi Soal Nasib Mobil Esemka
 
• Politisi Partai Golkar Minta Jokowi dan Menterinya Pakai Mobil Esemka
 
• Menpora Roy Suryo Sudah Terima Mobil Esemka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]