Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Energi Alternatif
DPR Dorong Percepatan Pengembangan Energi Panas Bumi
2016-10-25 06:05:23

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, saat diskusi tingkat Senior Officials Meeting (SOM), di Ruang Lounge, Nusantara II, Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10).(Foto: jayadi/iw)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kebutuhan energi nasional ?makin meningkat setiap tahun, saat ini Indonesia masih mengandalkan energi dari minyak bumi dan batu bara dalam memenuhi kebutuhan. Karena energi tersebut terbatas, DPR RI memandang sudah saatnya Indonesia dapat memaksimalkan potensi non fosil untuk mengimbangi kebutuhan energi saat ini.

Dengan latar belakang tersebut, maka diselenggarakanlah ?diskusi tingkat Senior Officials Meeting (SOM), di Ruang Lounge, Nusantara II, Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/10). Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, dalam sambutannya dia berharap dapat berbagi pemikiran dalam rangka mempromosikan energi panas bumi, sehingga dapat mencapai target pengembangan yang telah dicanangkan bersama.

"Energi panas bumi ?adalah salah satu dari energi terbarukan yang potensinya amat besar di Indonesia. Akan tetapi, pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia belum maksimal, sehingga baru dimanfaatkan sekitar lima persen dari total potensi yang ada," papar Agus.

Dia juga menjelaskan, DPR RI? sangat mendorong semua langkah-langkah yang dapat mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia. Agus berharap langkah positif ini dapat didukung semua pihak sehingga Indonesia dapat menghadapi tantangan kemajuan zaman.

Dalam acara ini turut menghadirkan jajaran pemerintah dari Menteri Energi dan Sumber Daya ?Mineral Ignasius Jonan dan Wamen Arcandra Tahar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Serta dihadiri pula oleh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, jajaran Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, dan jajaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Dari ?pimpinan komisi, turut hadir, Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron, Ketua Komisi VI Teguh Juwarno, Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu dan Anggota Komisi VII Satya Widya Yudha.(eko/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Energi Alternatif
 
• Prabowo-Sandi Siapkan Strategi Dorongan Besar Wujudkan Kedaulatan Energi
 
• Harga Energi Baru Terbarukan (EBT) Masih Relatif Mahal
 
• DPR Minta Negara Produsen Minyak Kembangkan Energi Ramah Lingkungan
 
• Aturan Energi Bersih Mesti Adil
 
• Ada 9 Pembangkit Senilai Rp20,6 Triliun Segera Teken Jual Beli Listrik ke PLN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]