Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
DPP Muhammadiyah Kirim Tim Relawan Medis ke Filipina
Friday 15 Nov 2013 15:18:03

Kerusakan parah akibat Haiyan nyaris merata, terutama di Pulau Leyte ini.(Foto: @BBCBreaking)
JAKARTA, Berita HUKUM – Dewan Pimpinan Pusat DPP Muhammadiyah mengirim tim medis ke Filipina guna membantu para korban akibat topan Haiyan yang telah menimbulkan kerusakan besar dan jatuhnya korban jiwa di 36 provinsi di negara itu pada 8 November 2013 lalu.

"Kami akan menjadi bagian dari masyarakat dunia untuk membantu sesama dan berusaha mengurangi risiko bencana dan kami juga membuka diri kepada pihak yang mau bersama bekerjasama," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada pers di Jakarta, Kamis (14/11) seperti dikutip dari antaranews.com.

Adapun tim kesehatan direncanakan akan dikirim ke lokasi bencana pada 18 November-2 Desember yang terdiri dari para dokter, perawat serta perlengkapan dan alat-alat rumah sakit lapangan serta obat-obatan.

Tahap kedua akan diberangkatkan 30 November-14 Desember 2013 dan dimungkinkan berangkat lagi dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan.

"Kami sudah menghubungi Dubes Filipina di Jakarta dan disambut baik kedatangan kita ke sana," uajr Din kembali.

Dokter Muhammadiyah yang akan dikirim ke sana terdiri dari dokter umum, dokter spesialis anestesi, dokter sepesialis darurat, perawat anggota Komite Bencana Medis, serta tenaga SA.

Tim medis Muhammadiyah sudah memiliki pengalaman dalam memberikan bantuan kesehatan darurat, penanganan korban massal, serta terjun langsung ke lokasi bencana seperti tsunami di Aceh, gempa Yogyakarta, gempa Sumbar, erupsi Merapi, banjir di Jakarta maupun bertugas di Palestina.

Seperti yang telah diberitakan, diperkirakan ratusan ribu jiwa amsih terjabak di posko-posko pengungsian dan terpaksa diungsikan akibat angin topan dahsat tersebut.

Menteri Dalam Negeri Filipina Mar Roxas mengatakan skala upaya penyelamatan dan pemberian bantuannya akibat bencana ini sangat luar biasa besarnya.

Beberapa lokasi bencana dikabarkan bersisa menjadi kolam sampah dan lumpur serta reruntuhan bangunan.
Tecson Lim, pejabat kota Tacloban di timur laut Leyte, kepada kantor berita Associated Press mengatakan bahwa jumlah korban di wilayahnya saja "bisa mencapai 10.000 jiwa".

Topan Hiayan, dengan hantaman yang menurut para ilmuwan merupakan yang terbesar dalam sejarah, menyapu enam pulau di Filipina Tengah pada hari Jumat.(bhc/dar)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]