Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jakarta
DKI Buka Sayembara Konsep Waduk Ria-Rio
Thursday 28 Feb 2013 13:59:54

Waduk Ria-Rio di kawasan Pedongkelan, Jakarta Timur.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segara merealisasikan penataan Waduk Ria-Rio di kawasan Pedongkelan, Jakarta Timur. Rencananya, waduk tersebut akan disulap menjadi taman kota. Untuk itu, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI akan membuka sayembaya konsep Waduk Ria-Rio tersebut.

"Kita akan menyelenggarakan sayembara untuk konsep waduk itu. Sayembara akan dimulai bulan Maret besok," ujar Catharina Suryowati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Kamis (28/2).

Sayembara tersebut, kata Catharina, untuk membuat konsep taman di Waduk Ria-Rio tersebut, seperti konpsep hingga Detail Engineering Design (DED). "Sayembara perencanaan taman, konsep dasar seperti apa, kita pilih 10 besar yang bagus. Dari 10 besar kita pilih 3 atau 1 langsung detailkan untuk pembuatan DED," ungkapnya, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Kamis (28/2).

Saat ini, lanjut Catharina, lahan waduk tersebut masih dikuasai pengembang. Namun Pemprov DKI sudah menyiapkan dana untuk pembebasannya. "Ini mau dibeli yang sudah bersertifikat dan anggaran memang bertahap. Luas secara keseluruhan waduk 25 hektar," jelasnya.

Dikatakan Catharina, Jakarta baru mampu memenuhi 10 persen atau 66,1 kilometer persegi lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) dari total luas Jakarta 661,52 kilometer persegi. Artinya, untuk mencapai target RTH 30 persen, Pemprov DKI harus membebaskan lahan setidaknya 132,2 kilometer persegi lagi.(brj/bhc/rby)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]