Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Penipuan
Cyber Crime Ditreskrimsus PMJ Tangkap 4 Pelaku Order Fiktif Gojek
2019-02-13 18:15:10

Team Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers, Rabu (13/2).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) tangkap 4 pelaku order fiktif Gojek, inisial RP (30), CA (20), RW (24) dan KA (21). Mereka ditangkap 12 Februari 2019, di daerah ruko komplek Taman Dutamas, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan 4 tersangka melakukan perbuatan order fiktif, seakan-akan benar ada pemesanan perjalanan.

"Diaplikasi HP tersangka, terlihat benar ada perjalan Gojek. Namun, kenyataan tidak ada perjalanan yang dilakukan," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (13/2).

Setelah dilakukan penyelidikan, tim Cyber Crime PMJ menemukan adanya dugaan manipulasi data, seolah-olah otentik.

"Order fiktif telah berjalan sejak November 2018. Para tersangka mengejar bonus dari 24 kali pemesanan, akan mendapat bonus Rp 350 ribu," terang Argo.

Satu tersangka bisa memiliki akun 20 sampai 30, bila dikalikan Rp 350 ribu mereka perhari bisa mencapai Rp 7 juta sampai Rp 10 juta.

Selanjutnya, pihak Gojek melalui komunikasi yang telah terjalin bersama Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memproses secara hukum oknum-oknum sindikat pelaku order fiktif.

"Kami telah memberikan sanksi kepada pelaku kecurangan yang masuk dalam aplikasi dan pengguna GPS palsu. Penindakan hukum perlu diambil, sehingga memberikan efek jera," kata Hans Puwoto, Chief Operation Officer Gojek.

Melalui pendeteksian dan pencegahan melalui sistem, Gojek secara cepat dan terskala mengamankan ekosistem Gojek dari order fiktif dan pengguna GPS palsu.

"Bentuk komitmen Gojek menindaklanjuti setiap temuan, baik secara otomatis melalui sistem maupun dengan penindakan hukum melalui laporan kepada pihak kepolisian," pungkas Shinto Nugroho, Chief of Public Policy and Goverment Relations Gojek.(bh/as)


 
Berita Terkait Penipuan
 
Dugaan Penipuan Terhadap Mantan Direktur PT. LDS, Eksepsi Kuasa Hukum: Bukan Perkara Pidana Ternyata Perdata
 
Bekas Karyawan Pinjol Jual Data Nasabah Catut Nama Bank BCA Ditangkap Siber Polda Metro
 
Angelin Pemilik Toko SJP dan SJT Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Penipuan Rp 4 Milyar
 
Empat Pria Penipu Tiket Konser Coldplay Ditangkap di Sulawesi Selatan
 
Polisi Tangkap 55 WNA terkait Dugaan Penipuan melalui Media Elektronik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]