Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Hacker
Cina Dituding Curi Cetak Biru Badan Intelijen Australia
Wednesday 29 May 2013 22:21:08

Gedung ASIO baru di tepi Danau Burley Griffin di Canberra.(Foto: ABC News)
CINA, Berita HUKUM - Cetak biru rahasia di markas besar ASIO yang baru di Canberra dicuri dalam serangan cyber yang diduga dilakukan oleh para hacker di Cina.

Program Four Corners ABC mendapati cetak biru itu dicuri dari seorang kontraktor yang terlibat dalam pembangunan gedung itu.

Cetak biru yang dicuri itu mencakup sistem keamanan dan komunikasi gedung, pemetaan lantai dan lokasi-lokasi server.

Menurut para pakar, pencurian itu membuat badan intelijen tersebut rentan untuk dimata-matai dan mungkin itulah mengapa biaya konstruksinya sangat melonjak.

Four Corners mengatakan, seperti dikutip detikcom, serangan itu datang dari sebuah server di Cina, yang nampaknya merupakan tersangka utama di balik operasi peretasan itu.

Four Corners juga mendapati, Departemen Pertahanan, Perdana Menteri dan Kabinet, serta Departemen Luar Negeri dan Perdagangan semuanya pernah diretas oleh para hacker.

Bank Sentral dan Biro Statistik keduanya menegaskan baru-baru ini bahwa mereka pernah menjadi sasaran peretasan, tapi tidak berhasil.

Direktur Centre for Internet Safety, Alastair MacGibbon, mengatakan, pemerintah sebaiknya lebih terbuka tentang apa yang terjadi.

Profesor Des Ball dari Pusat Kajian Strategis dan Pertahanan Universitas Nasional Australia mengatakan pencurian cetak biru gedung ASIO itu besar pengaruhnya.

"Begitu sudah mendapatkan cetak biru gedung, orang dapat mulai menyusun diagram sendiri, mengenai hubungan telepon, hubungan wi-fi, ruangan mana yang mungkin digunakan untuk pembicaraan peka, bagaimana memasang alat ke dalam tembok di ruangan-ruangan itu," katanya.(dtk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Hacker
 
Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
 
Polri Selidiki Data 1,3 Pengguna eHAC Diduga Bocor
 
2 Hacker Indonesia Bobol Bansos Covid-19 Amerika Serikat USD60 Juta
 
Polisi Tangkap Hacker 1.309 Situs di Sleman Yogyakarta
 
Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Menangkap 3 Hacker dari Surabaya BlackHat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]