Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Cek Mad: Kalau Aceh Utara Aman, Seluruh Aceh Aman
Wednesday 25 Sep 2013 18:29:48

Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib saat memberi sambutan acara berburu hama babi.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib mengatakan bahwa kabupaten Aceh Utara merupakan barometernya Provinsi Aceh.

"Bila Aceh Utara aman, maka sudah barang tentu seluruh Aceh aman," demikian sambutan yang disampaikan Bupati yang akrab disapa Cek Mad, pada acara pelepasan pasukan berburu hama Babi pada Kejuaraan Berburu North Aceh Hunting Cup. I/2013, yang dibuka mulai 25-29 September 2013, bertempat di Lapangan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (25/9).

Dengan hadirnya pihak Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) seluruh Indonsesia ke Aceh Utara ini, katanya lagi, para anggota Perbakin bisa melihat secara langsung bahwa Aceh yang sebenarnya saat ini aman-aman saja, tidak seperti yang orang-orang katakan di luar Aceh.

"Aceh ya seperti ini, aman-aman saja kan?," ujarnya.

Untuk itu, sepulangnya mereka klub Perbakin dari Aceh nantinya dapat mengabarkan ke orang-orang di luar Aceh bahwa memang kondisi Aceh saat ini memang benar-benar aman.

Acara pembukaan kejuaraan berburu dibuka langsung oleh Wakapolda Aceh, Brigjend Pol. Dr Husen Hamidi, yang diikuti oleh anggota Perbakin berjumlah 36 group, masing-masing group beranggotakan 9-10 orang anggota.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakapolda Aceh, Ketua Harian Perbakin, Muspida Plus, berikut ratusan anggota Perbakin seluruh Indonesia.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]