Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Cegah Korban Badai Irena, Bandara New York Ditutup
Sunday 28 Aug 2011 00:58:12

satellite by NOAA (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ))
*Sudah dua orang tewas akibat bencana itu

NEW YORK-Untuk mencegah korban jiwa, pihak pengelola bandar udara berencana menutup bandar udara New York dan tak mengizinkan pesawat mendarat. Penutupan ini diberlakukan pada Sabtu (27/8) sore atau pukul 23.00 WIB.

Keputusan untuk menutup bandar udara tersebut sebelum kedatangan Badai Irene diberlakukan bagi Bandar Udara LaGuardia, John F Kennedy dan Bandar Udara Internasional Newark, kata juru bicara pengelola bandar udara New York dan New Jersey. "Semua (bandar udara) itu akan ditutup buat pesawat yang datang saja," kata Steve Coleman, seperti diberitakan AFP, Sabtu (27/8).

Ditambahkannya, penutupan tersebut mempengaruhi "ribuan pesawat". Keberangkatan masih diperkenankan, kendati mayoritas perusahaan penerbangan sudah membatalkan keberangkatan pesawat mereka untuk Sabtu dari ketiga banda udara tersebut.

Wali Kota New York Michael Bloomberg, Jumat (26/8), memerintahkan pengungsian massal, yang tak pernah terjadi sebelumnya, dan penutupan layanan kereta bawah tanah sementara jutaan orang Amerika di sepanjang pantai timur bersiap menghadapi Badai Irene.

Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan sistem transit besar di New York direncanakan dimulai ditutup saat tengah hari pada Sabtu, dalam tindakan langka lain yang dapat mengganggu angkutan saat jam sibuk Senin.

Sementara dari North Carolina dikabarkan, dua orang dilaporkan tewas menjadi korban amukan badai Irene di North Carolina, Amerika Serikat. Hujan deras, angin kencang dan ancaman banjir bandang masih menghantui kawasan tersebut.

"Satu orang di wilayah Onslow meninggal dunia karena serangan jantung saat memasang papan kayu di jendelanya," kata seorang petugas pengendalian bencana North Carolina, Tom Mather. "Satu orang lagi meninggal saat mobilnya terkena badai dan menabrak pohon," tambahnya.

Kedua jenazah ditemukan di lokasi sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat. Sementara untuk korban hilang saat ini masih didata oleh petugas. Selain dua korban di atas, ada juga laporan korban yang tewas saat memberi makan hewan peliharaannya. Namun informasi ini belum bisa terkonfirmasi.

Badai Irene menjadi momok menakutkan bagi warga pesisir timur AS. Presiden Barack Obama sudah memperingatkan bahwa topan ini mungkin akan jadi badai 'bersejarah' karena luasan bahayanya. Sudah tujuh negara bagian mulai dari North Carolina hingga Connecticut menyatakan wilayahnya dalam status darurat menjelang kedatangan Irene.

Irene, sebelumnya menyebabkan kerusakan besar di kepulauan Karibia dan diperkirakan akan melanda wilayah pantai North Carolina Sabtu (27/8) sebelum meneruskan pukulannya ke arah utara menuju Washington dan New York City sehari berikutnya.

Kedua kota sudah dinyatakan dalam status darurat, di mana pejabat di dua kota menyatakan kehabisan kantong-kantong pasir karena tingginya permintaan. Dua juta orang sudah dievakuasi untuk menghindari korban jiwa.(dbs/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]