Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Cegah Banjir, Pemkot Jakut Rencana Bangun 3 Rumah Pompa Baru
Friday 03 Oct 2014 12:58:18

Rumah Pompa Pluit.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mengantisipasi datangnya banjir yang kerap datang ketika musim hujan tiba, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berencana membangun tiga rumah pompa baru. Ketiganya akan dibangun pada tahun 2015 mendatang dan menelan biaya sebesar Rp 30 miliar.

Kepala Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi ketika dikonfirmasi, Rabu (1/10) menyatakan, tiga rumah pompa tersebut akan dibangun di ujung Kali Betik di wilayah Kampung Kandang, saluran penghubung (PHB) Artha Gading, dan di Kali Mati.

"Rencananya ketiga pompa rumah tersebut akan dibangun pada tahun 2015 mendatang dan menelan biaya sebesar Rp 30 miliar. Rumah pompa yang dibangun masing-masing akan dibekali dengan dua unit pompa berkekuatan 0,5 meter kubik perdetik," ungkap Wagiman.

Sementara Kepala Seksi Pemeliharaan Sumber Daya Air Sudin PU Tata Air Jakarta Utara, Kuryatna Atmaja mengungkapkan, genangan air yang terjadi di wilayah Kelapa Gading beberapa waktu lalu disebabkan tingginya debit air yang berasal dari Jakarta Timur.

Terang saja hal ini menyebabkan meluapnya kali Sunter disebabkan tidak dapat menampung debit air yang tinggi.

"Makanya, selain normalisasi saluran, kita juga akan bangun beberapa rumah pompa baru. Untuk pengerjaan pengerukan sejumlah saluran di wilayah Kelapa Gading saat ini terus dikerjakan," ucap Kuryatna.


Ia berharap, dengan adanya rumah pompa di kawasan Kelapa Gading serta normalisasi kali Sunter akan dapat mengurangi genangan di wilayah pemukiman elit itu.(bhc/hsn)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]