Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Carrel Ticualu: Penyidik KPK Tidak Tanyakan Proyek-Proyek Lainya
Friday 17 Jan 2014 21:33:49

Salah seorang tim Pengacara Anas Urbaningrum, Carrel Ticualu, S.E., S.H.(Foto:BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sesaat selaps Anas Urbaningrum kembali masuk ke rutan KPK, pengacara Anas, Firmawan Wijaya dan Carrel Ticualu menangapi pemeriksaan awal Anas mengatakan bahwa status tersangka Anas di KPK tetap menjadi masalah dan penyidik KPK hari ini tidak ada menanyakan tentang projek-projek lainnya.


Ketika ditanya wartawan apa maksud Anas mengatakan ini baru Babak pendahuluan?

"Ini baru proses awal, kita ingin tau yang disebut-sebut oleh Nazaruddin itu mana buktinya. Kami minta untuk mempercepat proses ini kepengadilan, mana masalah projek-projek lainya," ujar Carrel Ticualu di gedung KPK, Jumat (17/1) JL Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan.


Menurut Carrel, dalam pemeriksaan hari ini, Anas Urbaningrum banyak ditanya seputar Hambalang dan semua pertanyaan penyidik sudah di Jawab Anas Urbaningrum.

Carrel juga sempat menyinggung partai Demokrat yang memberhentikan antar waktu (PAW) mantan Ketua Komisi III Fraksi Demokrat Gede Pasek Suardika.

"Gara-gara Gede Pasek mendampingi mas, Anas ke KPK, Gede Pasek lalu di PAW kan partai Demokrat," ujar Carrel yang juga mantan kader partai demokrat ini.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
• Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
• Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
• Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
• KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
• Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]