Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Carrefour
Carrefour Didemo Ratusan Karyawannya Sendiri
Saturday 27 Aug 2011 20:03:50

Ratusan karyawan Carrefour berunjuk rasa (Foto: Istimewa)
*Aktivitas tetap berjalan normal

JAKARTA-Gabungan Serikat Pekerja Carrefour Indonesia (SPCI) melakukan demonstrasi di pintu samping kantor pusatnya, Carrefour Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8) siang hingga petang tadi. Demonstrasi ini merupakan aksi nasional karyawan Carrefour.

Dalam orasinya, mereka menuntut penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing di Carrefour Indonesia. Pengunjuk rasa juga meminta adanya perjanjian kerja bersama (PKB) antara karyawan dan manajemen yang sampai saat ini belum terlaksana.

Sejauh ini, jalannya demonstrasi masih berjalan tertib. Mereka berorasi dengan sopan. Hanya saja, jalan samping pintu masuk ke area Carrefour Lebak Bulus, sebelah tol, harus tersendat. Karena sebagian badan jalan dipadati para pendemo karyawan Carrefour.

Kendati didemo gabungan karyawannya sendiri, gerai Carrefour Lebak Bulus tetap berjalan normal. Aktifitas belanja sudah mulai ramai sejak pagi tadi. Pembelanja juga tak terpengaruh aksi demo nasional ini.

Berdasarkan informasi, ada beberapa karyawan Carrefour Lebak Bulus ikut unjuk rasa untuk memperjuangkan nasibnya. "Pembelian dan pembayaran di dalam tetap lancar. Yang terganggu cuma akses masuk, karena ditutup demonstran," ujar seorang satpam yang tidak mau menyebutkan namanya.

Satpam tersebut mengaku, dirinya harus bekerj lantaran harus mendokumentasikan jalannya demonstrasi. Ia harus turun ke lapangan dengan handycam di tangan. "Saya mendokumentasikan untuk manajemen," jelas dia. (tnc/biz)


 
Berita Terkait Carrefour
 
Kerjasama Transmart Carrefour, Dharma Art dan ACT, Program Tebar Alqur'an 'Wakaf Untuk Umat'
 
Gorme Tingkatkan Gairah Memasak
 
Carrefour Kurangi Penggunaan Kantong Plastik
 
Petugas Temukan Makanan Kadaluarsa di Carrefour
 
Carrefour Didemo Ratusan Karyawannya Sendiri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]