Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Virus Corona
Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO
2020-03-13 08:13:31

Ilustrasi. Hand sanitizer (Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membagikan tips cara membuat hand sanitizer di rumah dengan peralatan yang ada sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan membersihkan tangan secara teratur dengan hand sanitizer atau sabun dan air menjadi salah satu cara mengurangi risiko penyebaran virus corona.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, hand sanitizer menjadi barang langka dan harganya melonjak tajam di pasaran.

"Kita tidak perlu panik karena hand sanitizer sederhana dapat dibuat sendiri. Tentunya dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada," papar Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Agus Haryono dalam keterangan resmi.

Melalui video, Agus bersama tim LIPI lainnya pun membagikan tips cara membuat hand sanitizer di rumah dengan peralatan seadanya. Meski produksi rumahan, produk tersebut tetap bisa mencapai standar yang ditetapkan WHO.

Menurutnya, masyarakat tentu bisa membuat sendiri karena bahan-bahannya tersedia di toko kimia. Bahkan formula dan cara membuat hand sanitizer ini tersedia di laman-laman WHO.

"Hand sanitizer di pasaran terutama yang disyaratkan oleh WHO, kandungan utamanya ialah ethanol atau alkohol yang bersifat sebagai antiseptik yang bisa membunuh mikroba yang ada di sekitar kita," imbuhnya.

Selain itu, ditambahkan juga gliserin dan pengharum, sehingga aroma hand sanitizer ini lebih nyaman ketika digunakan. Ada 5 bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer.

Kelima bahan itu adalah air 50 ml, ethanol teknik 200 ml, carbomer 1 sendok teh, propylene glycol 33 ml, dan triethanolamine 3 tetes. Untuk alat, Anda bisa menggunakan panci, kompor, dan pengaduk. Berikut cara pembuatannya.

Pertama, pastikan semua peralatan yang digunakan dalam keadaan bersih. Selanjutnya, campurkan air dengan propylene glycol, kemudian aduk.

Kedua, masukkan carbomer sedikit demi sedikit. Proses ini dilakukan dengan pemanasan 90 derajat. Sampai semua bahan tercampur dan terlarut semua, dibutuhkan waktu sekitar 20 menit.

Dalam hal ini air berfungsi sebagai pelarut, carbomer sebagai pengental, dan propylene sebagai pelembap.

Ketiga, tambahkan triethanolamine sebagai geling agent atau zat pembentuk gel. Teteskan sedikit demi sedikit sebanyak 3 tetes. saat gel sudah terbentuk atau mengental, kompor dimatikan.

Keempat, pengadukan gel dilakukan dengan bahan selanjutnya, yakni ethanol. Penambahan ethanol sedikit demi sedikit tanpa proses pemanasan untuk menghindari penguapan.

Ethanol berperan sebagai antiseptik. Proses pengadukan dilakukan sekitar 15 menit. Setelah semua bahan tercampur rata, hand sanitizer pun siap digunakan. Selamat mencoba!

Lihat video cara membuat sederhana hand sanitizer oleh tim LIPI :
Klik disini.(dbs/bisnis/bh/sya)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
• Pemerintah Perlu Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Rakyat terkait Kedatangan Turis China
 
• Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM di Penghujung Tahun 2022
 
• Indonesia Tidak Terapkan Syarat Khusus terhadap Pelancong dari China
 
• Temuan BPK Soal Kejanggalan Proses Vaksinasi Jangan Dianggap Angin Lalu
 
• Pemerintah Umumkan Kebijakan Bebas Masker di Ruang atau Area Publik Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]