Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Calon Presiden
Calon Presiden, Wiranto: Pasti Maju Indonesia
Tuesday 02 Jul 2013 20:34:04

Wiranto, calon Presiden dari partai Hanura, Selasa (2/7) ketika menyampaikan pidato politik di hotel Grand Mercure, Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Deklarasi calon Presiden dan Wakil Presiden dari partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), berlangsung sukses dengan dihadiri oleh ratusan kader yang membludak dan puluhan Wartawan baik itu media TV, cetak dan online yang turut meliput kegiatan bersejarah tersebut.

"Perubahan harus segera dilakukan bagi negeri ini, itulah yang telah membakar semangat saya. Dan dengan segala kerendahan hati saya dan pak Hary Tanoesoedibjo akan maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden," kata Wiranto dalam pidato politiknya yang disambut riuh teriakan dukungan dan tepukan tangan di ruang pertemuan, lantai 2 Hotel Grand Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Selasa (2/7).

Dengan tegas dan meyakinkan, Wiranto mengatakan bahwa Indonesia akan maju dan berjaya dalam kepemimpinannya bersama Hary Tanoesoedibjo. "Mewujudkan perubahan itu menjadi kenyataan, pasangan kami dapat merajut kebersamaan, pasangan kami akan mewujudkan kejayaan indonesia. Dengan hati nurani paling dalam, kita akan jadikan Indonesia maju dan bermartabat, dan dengan semboyan pasti maju Indonesia," cetus Wiranto penuh semangat.

Pada kesempatan pidato politik yang kedua, oleh calon wakil presiden dari partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa dirinya terjun ke politik, karena hatinya seakan tercabik melihat tingginya persoalan korupsi di negeri ini. "Saya terjun ke politik karena keprihatinan, persoalan korupsi, pendidikan dan bidang lainnya. Maka dengan perubahan kita dapat lebih maju dari negara lain," ucap Hary pada kesempatan pidato politiknya.

Sementara itu, politisi partai Hanura Nuning Kertopati Susaningtyas mengatakan bahwa pasangan Wiranto dan Hary yang diusung Hanura pada Pilpres 2014 mendatang merupakan pasangan yang ideal

"Perpaduan mantan TNI dan pengusaha memiliki greget politik yang cukup bagus. Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo tentu sudah memikirkan secara matang langkah politik yang mereka tempuh," ujar Anggota Komisi I DPR RI ini.

Selain itu menurut Nuning, bahwa dengan dideklarasikannya kedua orang penting di Hanura itu, akan membuat kader Hanura dari pusat hingga daerah semakin bekerja keras meraih suara dalam Pileg. Pasalnya, suara Pileg sangat menentukan lolos atau tidaknya Hanura dalam kuota presidential threshold (PT).

"Para caleg pusat sampai daerah sebagai penyangga partai, harus bekerja keras, militan dan betanggung jawab," jelas Nuning. Dari pantauan BeritaHUKUM.com, selain penuh sesak oleh para kader Hanura, Hotel Grand Mercure ini menjadi tempat menginap para calon anggota DPR RI dari partai Hanura, guna mengikuti kegiatan pembekalan calon anggota legislatif.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Calon Presiden
 
Mahfud MD: Rakyat Akan Memilih Calon Yang Track Recordnya Bersih
 
Calon Presiden, Wiranto: Pasti Maju Indonesia
 
Kader Demokrat Dukung Calon Presiden Pensiunan Meliter
 
Saan Mustopa Ungkapkan Jokowi Calon Presiden Alternatif Unggulan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]