Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
PSSI
Calon Ketum PSSI Moeldoko Gelar Nobar IND Vs THA Bersama Awak Media
2016-09-15 06:24:01

Calon Ketua Umum PSSI, Moeldoko mengajak acara Nobar para awak media menonton pertandingan sepak bola IND-THA di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/9).(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Moeldoko memperlihatkan keseriusannya mencalonkan dirinya menjadi calon Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dengan kesediaannnya meluangkan waktu guna bersama-sama mengajak awak media nonton bareng (Nobar) pertandingan bola Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19, di kediamannya Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Moeldoko yang mengenakan kemeja lengan pendek berwarna biru tua dan memakai jam hitam di lengan kirinya melebur bersama awak media menonton pertandingan tersebut.

Sebelum acara Nobar, Moeldoko sempat membeberkan visi dan misinya maju sebagai calon ketua umum Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia. Moeldoko diketahui mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI periode 2016-2021 yang akan ditentukan melalui Kongres Pemilihan pada 17 Oktober 2016 mendatang.

"Pak Moeldoko sekaligus ingin lebih menjalin silaturahmi dengan teman-teman media, mungkin sekaligus meminta saran-saran dan masukan dari kalangan media mengenai bagaimana PSSI kedepannya," ungkap Subardi, salah satu tokoh senior sepakbola nasional yang mantan Exco PSSI 2007-2011.

Diantara 8 calon ketua umum PSSI 2016-2021, Moeldoko termasuk yang datang sendiri untuk mengembalikan formulir pencalonan Exco PSSI. Kepada kalangan media yang merasa "surprise" dengan kedatangannya ke sekretariat Komite Pemilihan di kantor Pepabri di kawasan Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Moeldoko menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia.

Menurut Moeldoko, persoalan yang sangat menonjol PSSI saat ini tidak adanya hubungan yang harmonis antara federasi sepak bola tanah air itu dengan pemerintah. Dia akan mengurangi kesenjangan masalah tersebut, jika nantinya terpilih jadi Ketua Umum PSSI.

"Dari sisi menagerial harus diselesaikan. Partnership. Perlunya kembali dibenahi coorporate culture. Administrasi. Akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan," kata Moeldoko.

Persoalan politik yang kerap dikaitkan dengan induk sepak bola tanah air itu juga menjadi sorotannya. Dia mengaku akan memberi batasan antara hubungan politik dengan sepak bola.

Kini, Moeldoko tak lagi dapat mengelak permintaan dari teman-temannya, terutama para pemilik suara ('voters') untuk Kongres Pemilihan PSSI itu. Ia juga mempertimbangkan kondisi persepakbolaan Indonesia yang diakuinya membuat jengah.

"Pada saat saya masih menjabat Panglima TNI saya diminta untuk mengurus PSSI, tetapi saya tolak karena tugas (sebagai Panglima TNI) punya tanggungjawab yang besar," papar Moeldoko kala itu.

"Saya tidak ingin tugas saya itu terganggu dengan yang lain. Maka saya tolak permintaan itu, mungkin suatu waktu ada saya akan pimpin, dan saat ini waktu itu ada, dan saya bersama teman-teman lain ingin maju," demikian ungkap Moeldoko.

"Tidak boleh dihubungkan dengan politik, larangan dan haram hukumnya. Kalau Tuhan memberikan ridho, itu yang akan saya jalankan. Saya akan menjalankan yang terbaik," pungkasnya.(bh/yun)


 
Berita Terkait PSSI
 
Ketum PSSI Erick Thohir: Mafia Sepakbola Harus Dihukum Seumur Hidup
 
Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Ketua Umum PSSI
 
Pangkostrad Siap Benahi Tata Kelola Organisasi dalam Tubuh PSSI
 
Calon Ketum PSSI Moeldoko Gelar Nobar IND Vs THA Bersama Awak Media
 
Pangkostrad Siap Bersaing dengan Mantan Panglima TNI Jadi Calon Ketua PSSI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]