Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Pengungsi
CPI Dihantam Banjir dan Longsor, Pengungsi Butuh Uluran Tangan
Friday 23 Nov 2012 10:34:53

Suasana Banjir yang telah melanda Desa Sadu Kecamatan Soreang dan Pajaten Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung.(Foto: Ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Tepat pukul 17:30 WIB hingga pukul 03:00 WIB dini hari, banjir yang melanda Desa Sadu Kecamatan Soreang dan Pajaten Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung baru mengalami penyurutan, namun tak jauh dari lokasi banjir terjadi juga longsor dengan menimbun 4 rumah warga dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 18 November 2012, curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan tanggul anak sungai Citaliktik tidak mampu membendung air hujan yang kian melebihi kapasitas, akibatnya tanggul anak sungai Citaliktik tersebut jebol dan menghantam area pemukiman (CPI) Cincin Permata Indah.

Melihat kondisi ini, Eksekutif Daerah WALHI Jawa Barat mengatakan, kejadian ini merupakan akibat dari tatanan lingkungan yang setiap tahunnya semakin memburuk. Ditambah lagi karakter hujan pada bulan ini merupakan karakter hujan ekstem dan ini merupakan kondisi hujan yang tidak biasanya terjadi.

“Alih fungsi lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah yang tidak diimplementasikan dengan aturan yang ada, drainase yang buruk dan tidak adanya upaya perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah serta kesadaran masyarakat juga turut menyumbang penyebab bencana banjir dan longsor yang terjadi di Bandung ini,” ujar WALHI Jabar, Rabu (21/11).

Dikatakan WALHI , longsor Sungapan juga diakibatkan adanya tambang galian C yang ada disekitar daerah tersebut. Dan keberadaan perusahaan tambang tersebut harus di cek kembali, apakah izin mereka legal dalam melakukan pertambangan disana.

Saat ini Eksekutif daerah WALHI Jabar sedang membangun posko bersama se-Jabar, mendirikan tim evakuasi, tim logistic, tim medis, tim assessment dan mendesak pemerintah untuk tanggap dan tepat sasaran dalam menyikapi bencana yang terjadi.

Saat ini pengungsian memerlukan bantuan seperti Pakaian layak pakai, Pembalut wanita, Makanan pokok anak/balita/bayi, Selimut, tikar, Obat-obatan, Susu, Alat mandi, Pembersih lumpur, Mainan untuk anak, Senter, Minyak kayu Putih atau Minyak telon.

WALHI mengajak anda untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana banjir dan longsor tersebut. Bantuan dapat anda kirim langsung ke: Sekertariat WALHI Jawa Barat beralamat di Jalan Piit No.05, Kelurahan Sadang Serang Bandung, Jawa Barat 40133 Tlp/Fax 022 2507740.

Kontak Person:

Divisi advokasi kebencanaan WALHI Jawa Barat : Iwank wahyudin 081218694471 atau langsung ke Posko Bersama di taman Kota Baleendah. Anda juga dapat menyalurkan melalui rekening Donasi WALHI: Bank BNI atas nama Yayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
No rekening 0218824228.(wlh/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pengungsi
 
Kondisi Pengungsi Asing di Indonesia Memprihatinkan, Muhammadiyah Minta Pemerintah dan UNHCR Lebih Peduli
 
Pemerintah Diminta Lebih Peka Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Pasca Perpres 125/2016
 
PBB Sebut 'Kebijakan Australia terhadap Pengungsi Kejam'
 
Krisis Pengungsi Rohingya, Harusnya Pemerintah Segera Bertindak Cepat
 
Pengungsi Global Capai Jumlah Tertinggi 51,2 Juta Orang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]