Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Belgia
Burung Dara Balap Termahal Rp 4 Miliar Catat Rekor
Tuesday 21 May 2013 23:28:54

Burung Merpati.(Foto: Ist)
BELGIA, Berita HUKUM - Burung merpati dengan kecepatan tinggi yang diberia nama Bolt baru saja mencatat rekor sebagai burung dara termahal di dunia setelah laku US$ 400.000 atau sekitar Rp 4 miliar.

Bolt adalah burung merpati balap yang dibesarkan di Belgia dan saat ini berumur satu tahun. Seorang pengusaha Cina membeli merpati cepat itu di rumah lelang Pipa di Belgia.

Tempat lelang burung ini dikenal sering dikunjungi para pembeli dari Cina dan Taiwan untuk memburu burung-burung balap.

Pemilik baru merpati Bolt akan menggunakannya untuk tujuan penangkaran burung-burung cepat.

Merpati itu dipelihara oleh penggemar burung dara yang sangat dikenal di Belgia, Leo Heremans.

Ia menjual seluruh koleksi merpatinya dalam lelang dan menghasilkan uang sekitar US$5 juta. Sembilan dari 10 merpati paling mahal dalam lelang kali ini dibeli oleh penggemar dari Cina atau Taiwan, sebagaimanai yang dikutip pada laman BBC.

Bos rumah lelang Pipa, Nikolaas Gyselbrecht, mengatakan ia terkejut dengan penawaran-penawaran yang diajukan untuk 530 ekor burung.

Seorang ahli merpati balap menjelaskan harga burung mahal karena merpati balap seperti karya seni, semakin terkenal semakin bernilai.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Belgia
 
• Polisi Belgia Menahan 6 Orang terkait Bom di Brussels
 
• 30 Tewas, Polisi Buru Tersangka Serangan di Bandara Zaventem Belgia
 
• Mogok Nasional 24 Jam 'Melumpuhkan' Belgia
 
• Tiga Tewas dalam Penembakan di Museum Yahudi, Belgia
 
• Burung Dara Balap Termahal Rp 4 Miliar Catat Rekor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]