Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jembatan
Bupati Rita Widyasari Resmikan Jembatan Penghubung Pulau Kumala
2016-03-24 20:56:42

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari didampingi Sultan Kutai Ing Martadipura KH. M. Salehuddin dan Wakil Bupati Kukar meresmiklan jembatan penghubung antara kota Tenggarong dengan Pulau Kumala, Selasa (22/3). (Foto: Istimewa)
TENGGARONG, Berita HUKUM - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dengan didampingi Sultan Kutai Ing Martasipura KH. M. Shalehuddin dan Wakil Bupati Kukar, dengan disaksikan ribuan pasang mata warga Tenggarong dan sekitarnya Selasa (22/3) pagi meresmikian jembatan penghubung antara Tenggarong kota dengan Pulau Kunala yang merupakan ikon wisata Kabuapten Kutai Kartanegara.

Jembatan penghubung antara kota raja Tenggarong kota dengan Pulau Kumala yang diberi nama Jembatan Reporepo dalam bahasa Kutai berarti Gembok, yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Pulau Kumala.

Usai peresmian jembatan Reporepo Bupati Rita Widyasari kepada awak media mengatakan pulau Kumala sebagai aset daerah akan terus didorong agara kedepanya dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), olehnya itu kita berusaha merubah ketergantungan kita terhadap sumber daya yang tak dapat diperbarui menjadi sumber daya yang dapat diperbarui, salah satunya pariwisata yang kita miliki, jelas Rita.

"Dengan diresmikannya jembatan reporepo yang menghubungkan kota Tenggarong dengan dPula Kumala kita berusaha merubah ketergantungan kita sumber daya yang tak dapat diperbaharui menjadi sumber daya yang dapat diperbaharui yang salah satunya pariwitata," ujar Rita.

Rita menambahkan bahwa kedepan pariwisata di Kutai Kartanegara dapat terus ditingkatkan dengan kembali menghidupkan pulau Kumala yang selama ini telah menjadi ikon Kota Tenggarong yang juga merupakan hasil karya ayah saya jadi saya memiliki tanggung jawab tersendiri untuk memajukanya, terang Rita.

"Pulau Kumala yang selama ini telah menjadi ikon kota Tenggarong yang merupakan karya ayah saya (Syaukani HR, Bupati Kukar Terdahulu) jadi saya memiliki tanggung jawab tersendiri untuik memajukannya," ujar Rita.

Bupati Rita juga menegaskan bahwa kedepannya pulau Kumala akan dijadikan pusat pendidikan dengan mendirikan pusat pendidikan bahasa Inggris bagi masyarakat Kukar, nanti akan kita angkat perkampungan Inggris, jadi setiap pelajar yang datang kesini akan berbahasa Inggris semuanya, pungkas Rita (bh/gaj)


 
Berita Terkait Jembatan
 
Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar Resmi Dilintasi
 
Jembatan Mahakam IV Mulai Dibuka untuk Umum pada Kamis 2 Januari 2020
 
Komisi III DPRD Kaltim Geram, Jembatan Mahakam Sudah 16 Kali Ditabrak Kapal
 
KSOP Sebut Tongkang yang Tabrak Jembatan Mahakam karena Tidak Dipandu
 
Jembatan Mahakam Masih Layak, DPRD Kaltim Minta Pelaku Penabrak Diberi Sanksi Tegas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]