Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pilpres 2014
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
Tuesday 17 Sep 2013 20:08:04

Bupati Gorontalo, David Bobihoe, Selasa (17/9).(Foto: BeritaHUKUM.com/shs)
GORONTALO, Berita HUKUM - Dahlan Iskan bila ingin maju ke Pilpres dan mampu mendulang suara mayoritas, maka saatnya melirik potensi figur daerah yang paham apa yang diinginkan rakyat didaerah, dan sosok itu adalah Bupati Kutai Timur, Isran Noor. Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tersebut mendapat suport seluruh dari rekan-rekannya sesama Bupati dan Walikota. Sikap dan pernyataan politik ini datang dari Bupati Gorontalo, David Bobihoe, Selasa (17/9)

"Isran Noor tepat menjadi calon Wapres mendampingi Dahlan Iskan, dan ini sudah mendapat rekom dari teman-teman seluruh Bupati dan Walikota ketika Rakornas di Bali baru-baru ini, pasti mantap" ujar David.

Dikatakannya, bila dua sosok ini bisa berpasangan, dapat dibayangkan kekuatan ini bakal didukung total oleh para bupati dan walikota untuk memenangkan pasangan tersebut.

"Pasti bupati dan walikota terjun langsung mengsosialisasikan bila nantinya figur ini berpasangan, atau tim sukses pemenangan paket Dahlan Iskan dan Isran Noor," tandas David. Menurutnya, justru sudah saatnya kepala daerah ikut meramaikan dan bertarung pada pilpres mendatang, karena kepala daerah pasti lebih memahami kepentingan dan kondisi masyarakat yang berada didaerah.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]