Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Buku
Buku Pelajaran SD Berbau Porno Tersebar di Kendal
Wednesday 20 Feb 2013 21:19:25

Ilustrasi, anak-anak Sekolah Dasar (SD) saat membaca buku di perpustakaan.(Foto: Ist)
KENDAL, Berita HUKUM - Buku pelajaran berbau porno ditemukan di sejumlah perpustakaan Sekolah Dasar (SD) di Kendal, Jawa Tengah (Jateng). Buku yang pengadaannya dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ini, diduga sudah tersebar di seluruh SD di Kabupaten Kendal, Jateng.

Dalam buku itu, ditulis dengan rinci cara berhubungan badan, lengkap dengan gambar pendukung ceritanya. Salah satunya seperti yang ditemukan di SD Negeri 1 Korowelang Anyar Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.

Buku berjudul 'Visual Ilmu dan Pengetahuan Populer dan Ensiklopedia Iptek' tertulis dengan jelas dan gamblang cara berhubungan badan. Buku-buku tersebut ditemukan di perpustakaan dan bisa dibaca, serta dipinjam bebas oleh siswa dari kelas satu hingga kelas enam.

Temuan buku ajar berbau porno ini, pertama kali diketahui pemerhati pendidikan Kabupaten Kendal, Latoifud Khohar di sejumlah SD.

"Selain di SDN 1 Korowelang Anyar, buku serupa juga ditemukan di perpustakaan SD Negeri Tamangede Kecamatan Gemuh, SD Negeri Sawahan Pegandon dan SD Negeri Kebonsari Rowosari," jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Jum'at (15/2).

Khohar merasa prihatin dengan buku pelajaran berbau porno ini. "Tak hanya tulisan dan bahasa yang gamblang, dalam buku tersebut juga disertai gambar alat kelamin laki-laki dan perempuan secara detail," tuturnya.

Sementara, pihak sekolah mengaku tidak mengetahui persis isi buku. Pihak sekolah hanya menerima bantuan buku ajar untuk perpustakaan dari pengadaan DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal tahun 2011.

"Saya tidak tahu persis buku tersebut, dan kebetulan belum dibuka segelnya jadi tidak tahu kalau isinya seperti itu," ungkap Kepala SDN 1 Korowelang Anyar, Uliyah kepada merdeka.com.

Buku berbau porno tersebut dicetak oleh penerbit PT Bhuana Ilmu Populer dan penerbit Lentera Abadi. Dinas Pendidikan diminta untuk menarik seluruh buku ajar tersebut karena bisa merusak moral siswa.

Selain buku berbau porno ditemukan juga peta yang tidak sesuai. Dalam buku berjudul 'Atlas Propinsi Jawa Tengah dan 35 kabupaten', penerbit PT Musi Perkasa Utama Jakarta, peta Kabupaten Batang dituliskan berbatasan dengan Kota Tegal. Seharusnya Kabupaten Batang berbatasan dengan Kota Pekalongan.(mrd/bhc/rby)


 
Berita Terkait Buku
 
Ahmad Basarah Nilai Buku 'Catatan Merah' Karya Guntur Soekarno Penting Dibaca Generasi Milenial
 
Fahri Hamzah Luncurkan Buku 'Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia'
 
Kata-Kata Harus jadi Instrumen Politisi
 
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
 
Ma'rufnomics: Pemikiran KH Ma'ruf Amin tentang Ekonomi Baru Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]