Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Mafia
Bos Mafia Italia ditangkap di Kolombia
Saturday 06 Jul 2013 18:39:48

Kelompok Ndrangheta diduga membantu impor dua kokain ke kawasan Eropa setiap bulannya.(Foto: afp)
KOLOMBIA, Berita HUKUM - Kepolisian Kolombia mengatakan mereka menangkap tersangka bos mafia dari Italia, yang disebut sebagai penyelundup narkoba yang paling dicari di Eropa. Roberto Pannunzi ditangkap di sebuah pusat pertokoan di ibukota Bogota, Jumat 5 Juli waktu setempat.

Kementrian Pertahanan Kolombia menyatakan penangkapan atasnya dilakukan dengan bantuan badan pengawasan obat Amerika Serikat, USDEA.

"Pannunzi, yang dikenal sebagai Pablo Escobar-nya Italia, merupakan orang yang paling dicari di negara itu," tulis pernyataan Kementrian Pertahanan di Twitter.

"Ketika ditangkap, Pannunzi menggunakan kartu pengenal Venezuela yang palsu dengan nama Silvano Martino."

Pernah dibebaskan

Sejak tahun 2010, Panunzi menjadi buron karena melarikan diri dari sebuah klinik di Roma, tempat dia -sebagai seorang tahanan- menjalanai pengobatan.

Jaksa penuntut Italia menuduh dia melakukan perdagangan kokain lintas samudra antar Italia dengan Kolombia.
Dia dianggap sebagai pimpinan kelompok mafia Ndrangheta dari wilayah Calabria, yang diduga membantu impor dua kokain ke kawasan Eropa setiap bulannya.

Roberto Pannunzi pertama kali ditangkap di Kolombia tahun 1994 dan diekstradisi ke Italia namun dibebaskan karena perintah penahanannya kedaluwarsa.

Tahun 2004, dia kembali ditahan dan dinyatakan bersalah sebelum berhasil melarikan diri ketika menjalani pengobatan jantung di Roma tahun 2010.

Pihak berwenang Italia menggambarkan Ndrangheta sebagai kelompok penjahat yang paling berbahaya dan sekaligus yang paling makmur. Kelompok itu disebut sudah melampaui mafia Sisilia sebagai sindikat kejahatan yang terbesar di dunia.(bbc/bhc/sya)


 
Berita Terkait Mafia
 
Bos Mafia Italia Mati dengan Cara Mengenaskan
 
Perempuan Jepang Gugat Bos Yakuza
 
Bos Mafia Terbesar di Jepang Digugat
 
Bos Mafia Italia ditangkap di Kolombia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]