Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Boni Hargens
Boni Hargens: Parpol di Kelola Seperti Perusahaan Keluarga
Monday 13 Jan 2014 02:24:06

Boni Hargens, Dir (LPI), Dr. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum (ketiga dari kiri) Capres Konvensi Partai Demokrat pada acara Diskusi publik di Galery Cafe Cikini Jakarta Pusat, Minggu (12/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat Politik dan Direktur Eksekutuf Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menjelaskan, para calon Presiden (Capres) 2014 tidak punya pilihan lain, hanya Capres dari partai politik saja di Indonesia yang berhak maju dan berkompetisi dalam mengusung Capres 2014 hal ini disampaikan saat menjadi moderator diskusi mencari figur pemimpin rakyat melalui Konvensi Rakyat.

Menurut Boni, namun faktanya saat ini partai di Indonesia menjadi oligarki dan menjadi seperti sebuah perusahaan keluarga, sehingga susah dan jangan berharap Tokoh publik yang layak dapat mucul dan bersaing dalam Pemilu Presiden 2014 mendatang.

"Kita tidak punya jalan lain, hanya partai politik mutlak mengusung orang-orangnya, namun faktanya partai kita menganut sistim oligarki, dan sampai hari ini, Jokowi belum bisa dipastikan maju sebagai capres, khabarnya ibu mega masih akan maju," ujar Boni Harges di Galery Cafe Ismail Marzuki Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Dijelaskanya, Capres-Capres lain mereka hanya besar dalam gagasan-gagasan dan mereka besar dalam konsep mereka untuk membangun bangsa dan negara, namun untuk mendapat kesempatan maju dalam kompetisi Pemilu peluangnya sangat kecil.

Sehingga trend kepercayaan publik pada parpol menurun, boleh saja kita calonkan figur-figur lain.

"Namun partai di kelola mirip seperti perusahan keluarga dan ini menjadi hambatan yang munculnya figur - figur pemimpin Indonesia yang besar," pungkas Boni.(bhc/put)


 
Berita Terkait Boni Hargens
 
• Boni Hargens Kembali Sindir Ruhut Sitompul dengan 'Ruhutisme'
 
• Boni Hargens: Parpol di Kelola Seperti Perusahaan Keluarga
 
• Bonny Hargens: Pancasila Tinggal Bangkainya Saja
 
• Aktivis Antikorupsi Bentuk Komisi Nazaruddin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]