Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Bone dan Hulu Sungai Tengah Diterjang Banjir
Friday 14 Jun 2013 10:24:38

Ilustrasi, banjir.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
BONE, Berita HUKUM - Anomali cuaca di wilayah Indonesia telah menyebabkan curah hujan berintensitas tinggi, sehingga timbul banjir di berbagai tempat. Pada Kamis (13/6) pukul 05:00 WIT, banjir terjadi di 5 kecamatan, yaitu Kec. Kanete Riatang Barat, Kec. Kanete riatang Timur, kec. Dua Bocay, Kec. Ajangale, dan Kec. Mare, Kab. Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Data sementara di kec. Kanete Timur sebnyak 100 rumah terendam, dan kec. Ajangale 250 rumah terendam, 437 Hektar sawah terendam. Banjir ini akibat curah hujan yang tinggi, sehingga sungai Walenai meluap. Tinggi banjir 20-150 cm. Tidak ada pengungsi. BPBD kab. Bone melakukan penanganan darurat. Info lanjut BPBD kab. Bone (Andi 085242252409)

Sementara itu banjir bandang menimpa 3 kecamatan di Kab. Hulu Sungai Tengah Prov. Kalimantan Selatan, yaitu Kec. Antakan (Ds. Alat, Alat Seberang dan Arangani), Kec. Batang Alai Timur (Ds. Hina Kiri, Atiran, Tanbilang, Batu Tangga), dan Kecke Alai Utara (Ds. Ilong, Awang Baru, Ilong Tengah, Ilong Pasar Lama, Sumanggi, Dango, Hapingin, Maringgit, Sumanggi Seberang).

Korban Jiwa: 1 orang meninggal dunia karena hanyut di Kec Antakan.

Kerugian Materil:

Di Kec. Batang Alai Timur beberapa desa yang terendam banjir:

- Ds. Ilong, 25 buah rumah, lahan pertanian 3 hektar kebun semangka,1 sekolah dan kantor DIKNAS.
- Ds. Ilong Tengah, 50 unit rmh, 1 pesantren, 1 jembatan gantung rusak berat,
- Ds. Ilong Pasar Lama, 63 unit rumah, tambak ikan & ternak hanyut terbawa air
- Ds. Sumanggi, 99 unit rumah, 1 sekolah SMP, 1 jembatan rusak ringan
- Ds. Sumanggi Seberang, 93 unit rumah, 1 langgar/Mushola, 1 tanggul jebol, 1 jembatan gantung rusak sedang
- Ds. Awang Baru, 132 unit rumah, 2 tanggul longsor, 1 jalan Kabupaten longsor, 1 jalan usaha tani.

Di Kec. Batang Alai Timur, ratusan rumah dan bangunan lain mengalami kerusakan. BPBD setempat memberikan bantuan logistik dan mendirikan posko pelyanan dapur umum. Saat ini pendataan masih dilakukan.(bhc/rat)


 
Berita Terkait Banjir
 
• Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
• Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
• Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
• Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
• Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]