Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pakistan
Bom Meledak, Puluhan Orang Tewas di Pakistan
Sunday 17 Feb 2013 10:24:20

Suasana setelah kejadian ledakan bom di Pakistan.(Foto: Ist)
PAKISTAN, Berita HUKUM - Kepolisian Pakistan mengatakan sedikitnya 63 orang tewas akibat serangan bom di kota Quetta, Pakistan barat daya, Sabtu (16/2).

Sekitar 180 orang lainnya cedera dalam ledakan di kawasan pemukiman suku Hazara di kota tersebut.

Bom meledak selepas tengah hari di pasar yang padat dan dekat dengan sebuah sekolah bahasa dan pusat komputer.

Seorang perwira polisi Pakistan, Wazir Khan Nasir, mengatakan, "Komunitas Syiah merupakan sasarannya."

Dia menambahkan ledakan disebabkan bahan peledak yang ditaruh di sepeda motor walau ada laporan lain yang mengatakan bom ditaruh di sebuah becak.

Para saksi mata mengatakan korban jiwa termasuk anak-anak dan perempuan.

Serangan besar kedua

Tak lama setelah serangan, massa yang marah melempari polisi dan sempat mencegah polisi dan petugas penyelamat memasuki lokasi kejadian.

Serangan ini merupakan serangan besar kedua atas masyarakat Hazara -yang merupakan umat Syiah di Quetta- dalam waktu lima pekan belakangan.

Tanggal 10 Januari serangan bom di kota ini menewaskan 86 orang dan hampir semua korban adalah warga Hazara.

Ketegangan di Quetta beberapa waktu belakangan meningkat dan umat Syiah menuduh pihak berwenang gagal melindungi mereka dari serangan sektarian.

Seorang juru bicara kelompok militan terlarang, Lashkar-e-Jhangvi, mengaku bertangggung jawab atas serangan ini, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Mereka juga mengatakan bertanggung jawab dalam serangan pada Januari lalu, yang merupakan salah satu serangan terburuk di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.

Saat itu keluarga korban sempat menunda pemakaman jenazah sebagai aksi protes untuk menuntut jaminan keamanan.

Quetta merupakan ibukota Provinsi Balukistan di dekat perbatasan Iran dan Afghanistan.

Kawasan ini dilanda kekerasan yang dipicu oleh konflik sektarian dan gerakan separatis.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pakistan
 
Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
 
Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
 
Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
 
Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
 
Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]