Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Inovasi Teknologi
Boeing Kembangkan Ponsel Mata-mata
Sunday 15 Apr 2012 01:37:46

Ponsel Boeing (Foto: androidheadlines.com)
WASHINGTON (BeritaHUKUM.com) – Industri pesawat terbang asal Amerika Serikat, Boeing mengembangkan sebuah seluler pintar yang berkemampuan Mata-mata.

Seperti dilansir di Mashable, Sabtu (14/4). Boeing sedang mengembangkan ponsel yang teknologinya mirip seperti di film-film James Bond. Dengan sasaran pangsa pasar sektor pertahanan, intelijen dan komersial.

Ponsel yang diberi nama Boeing ini, akan diluncurkan akhir tahun ini dan akan menggunakan OS Android 4.0 tapi rencana terbaik adalah pada Gingerbread. "Dengan platform Android, harganya mungkin bisa turun lagi, namun tetap bukan untuk segmentasi tingkat konsumen biasa," jelas Vice President of Secure Infrastructure Boeing, Brian Palma saat wawancara dengan media National Defense Magazine.

Ini merupakan kali pertama Boeing membuat perangkat telekomunikasi menggunakan jaringan seluler. Banyak klien Boeing memang berasal dari kalangan Pemerintahan. Mereka mengatakan dalam kompetisi saat ini mereka menawarkan ponsel aman yang sama untuk $ 10.000 - $ 15.000, tetapi mereka akan secara signifikan mendorong harga turun lagi, meskipun tidak ke pasar massal. Sayangnya, mereka masih tutup mulut mengenai spesifikasi handset Boeing Android tersebut. (mhb/sya)


 
Berita Terkait Inovasi Teknologi
 
Inggris Pakai Ponsel & Jepang Ambil Uang ATM Pakai Telapak Tangan
 
Boeing Kembangkan Ponsel Mata-mata
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]