Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jakarta
Bocah Spiderkid Kembali Panjat Tower Sutet
Wednesday 27 Feb 2013 12:42:28

Fitri, bocah spiderkid saat memanjat tower sutet, Rabu (27/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/jal)
JAKARTA, Berita HUKUM - Fitri, bocah perempuan yang dikenal dengan julukan spiderkid kembali beraksi memanjat tower sumber tegangan tinggi dikawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, siang tadi, Rabu (27/2).

Berselang sekitar satu jam, bocah perempuan ini pun turun dengan sendirinya. Fitri melakukan aksinya lantaran kesal setelah diejek oleh para tukang ojek disekitar lokasi.

Inilah aksi Fitri spiderkid saat berada diatas tower sutet dikawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, siang tadi.

Diatas tower sutet berketinggian sekitar 75 meter ini, tampa rasa takut Fitri menari nari tanpa berpegangan pada besi rangka tower.

Fitri yang sudah beberapa kali memanjat tower sutet ini mengaku aksinya kali ini dilakukan lantaran kesal dan marah dengan para tukang ojek yang mengejeknya.

Namun, aksi panjat tower sutet Fitri kali ini tak berlangsung lama seperti aksi dia sebelumnya pelan tapi pasti. Berselang sekitar satu jam tanpa pertolongan petugas kepolisian dan warga, Fitri pun turun dengan sendirinya dari tower berkapasitas 150 kilo volt tersebut.

Aksi fitri yang sempat mengundang perhatian warga tersebut juga mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi pun tersendat.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera membawa Fitri ke Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat.

Petugas piket Polsek Palmerah, Aiptu Riyanto saat dikonfirmasi, Rabu (27/2) mengatakan, Fitri kemarin memanjat tower yang sama dengan hari ini. “Kemarin juga naik, sekarang pagi-pagi naik lagi,” imbuh dia.

Sedangkan, Kapolsek Palmerah Kompol Slamet mengatakan bahwa, "Tadi kita juga dapat laporan dari petugas di lapangan kalau Fitri naik tower tapi sekarang sudah turun," katanya.

Slamet juga menjelaskan, Fitri turun sendiri dari tower tersebut. Saat ini bocah tersebut sudah dibawa petugas ke kelurahan terdekat. "Nanti biar keluarganya menjemput," katanya.

Saat ditanya mengapa bocah sekitar 12 tahun itu memanjat tower tersebut, Slamet mengatakan bocah ini hanya mencari perhatian. "Dia ingin diperhatikan saja," katanya.

Fitri sudah berulang kali memanjat tower. Dia pernah memanjat tower di Palmerah, dan Tomang. Fitri juga pernah naik ke atap gerbong kereta api. Biasanya setelah dirayu dengan iming-iming hadiah baru akan turun.(bhc/jal)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]