Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Transportasi Online
Billboard Reklame Gojek Jadi Perbincangan Hangat Netizen
2017-10-28 17:05:03

Tampak Billboard iklan media outdoor yang terpasang di Jl. Jend. Gatot Subroto dekat perempatan Kuningan Jakarta Selata.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Transportasi dengan aplikasi online, Gojek kembali menjadi topik hangat perbincangan netizen. Kali ini soal Iklan Media Outdoor papan iklan atau Billboard besar berukuran 8m x 16m yang dipasang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tanpa desain yang rumit, iklan Gojek berhasil menarik mata para pengendara yang melintas Jalan Jendral Gatoto Subroto dengan view dari Cawang menuju kerah Semanggi. Iklan ini hanya menampilkan tulisan sepanjang dua paragraf berwarna hitam dengan latar warna putih saja.

Penempatan iklan melalui billboard yang potensial tersebut dinilai pas oleh banyak netizen. Pasalnya, kawasan tersebut memang sedang dilanda kemacetan parah akibat pembangunan "underpass" Mampang Prapatan-Kuningan.

"Tersmart org yg mengidekan iklan gojek di sebelum perempatan kuningan. semuanya serba tepat kena sasaran," cuit @anidakarima.

Tidak hanya soal penempatan, isi iklan tersebut juga dirasa mampu menggugah hati sebagian besar kaum urban Jakarta.

Kalimat pembuka iklan tersebut bertuliskan, "Hai kamu. Iya, kamu. Coba bayangin deh. Coba bayangin kalau pagi ini bisa nyampe kantor lebih cepet. Buka pintu kantor nggak mesti agak nundukin kepala sambil jalan cepet."

"Keren nih iklan GoJek, kena bgt di hati. Untung di tempat yg sering macet, kl di tempat biasa bs trjadi laka sih :)," kicau @metalizerz.

Bahkan, iklan tersebut dinilai sebagai gerakan literasi Indonesia untuk mendorong masyarakat lebih rajin membaca Iklan pada billboard tersebut.

Inilah tulisan yang tayang pada cover vynil Billboard FrontLight tersebut:

"Hai Kamu, Iya, Kamu. Coba bayangin deh,
Coba bayangin kalau pagi ini bisa nyampe
kantor lebih cepat. Buka pintu kantor nggak
mesti agak nundukin kepala sambil jalan
cepet. Bisa ngopi atau ngeteh dulu di pantry,
moodnya jadi enak seharian, sen kalo kata
orang-orang. Teman-teman kantorjadi pada
nyenengin, tektokan kerjaan jadi lebih cepat,
jadi bisa pulang on-time deh.

Masih ngebayangin kan?? Oke. Lanjut yaa..
Kalo bisa pulang on-time, kamu jadi bisa makan
malem bareng anak istri di rumah. Bisa dengerin
mereka punya cerita apa hari ini. Eh, si kecil
ternyata udah lancar nyanyi Satu-satu Aku
Sayang Ibu. Nggak apa-apa deh Ayahnya jadi
nomer dua, pikirmu dalam hati, Kamu tau
rasa ini, momen ini gak bisa diungkapin
dengan kata-kata. Nggak lama abis itu, kamu
bisa tidur dengan senyum, sang istri disebelahmu
juga gitu kamu bisa pulang cepat hari ini. Besok
paginya, kamu bangun dengan lebih semangat.
Kayak dapat energi tambahan entah dari mana.
Ajaib tapi nyata. Coba bayangin kalo tiap hari
bisa kayak gini. Mari kembali ke kenyataan.
Dari tadi belom nyampe perempatan Kuningan
juga? Gojek in aja".(dbs/am/Antara/bh/sya)


 
Berita Terkait Transportasi Online
 
Sudewo Singgung Soal Kesejahteraan 'Driver' Transportasi 'Online' yang Terabaikan
 
Aplikasi Transportasi 'Online' Diusulkan Jadi Perusahaan Transportasi
 
Grab Didenda Puluhan Miliar, Pengamat Hukum: Investor Asing Tidak Boleh Rugikan Pengusaha Lokal
 
Aplikasi Gojek Diretas, Rp 28 Juta Amblas
 
MK Tolak Permohonan Para Pengemudi Ojek Daring
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]