Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Biarkan Rakyat Memilih Pemimpinnya
Friday 16 Aug 2013 19:16:30

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Biarkan rakyat yang memiliki kedaulatan untuk memilih pemimpin mereka, yang diyakini dapat melanjutkan pembangunan bangsa. Kita harus menghormati pilihan mereka. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan hal tersebut pada pidato kenegaraannya di hadapan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (16/8) pagi.

“Marilah kita bertekad untuk memperlakukan setiap suara yang diberikan rakyat, sebagai sebuah dukungan sekaligus sumber kekuatan, menjaga integritas moral dan semangat yang kuat, untuk berbuat yang terbaik untuk negeri ini bagi siapa pun yang terpilih nanti,” ujar SBY.

SBY mengingatkan, rakyat adalah pihak yang paling menentukan dalam pemilihan pemimpin masa depan Indonesia. "Di negara demokrasi seperti Indonesia, rakyat adalah pihak yang menentukan, bukan sekelompok kalangan, baik penguasa maupun para pengamat, dan insan pers," tegas SBY.

Dalam bingkai demokrasi, lanjutnya, setiap elemen bangsa harus memastikan bahwa para elit politik memiliki komitmen untuk berkompetisi secara sehat dan sportif, serta pada saat yang sama bersedia pula untuk membangun konsensus, demi kepentingan yang lebih besar yakni sebuah kebaikan bersama.

“Sebab, mereka yang terpilih di pemilu legislatif dan mereka yang terpilih dalam pemilihan presiden, sama-sama terikat oleh tanggung jawab untuk mengutamakan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan partai, kelompok, atau golongannya,” kata Presiden.

Di bagian lain pidatonya, Presiden SBY juga meminta seluruh pihak untuk dapat menyukseskan Pemilihan Umum 2014. Kepala Negara berharap, wajah-wajah baru calon presiden dapat memperbaiki Indonesia ke arah lebih baik lagi.

"Sungguh ini anugerah. Ini angin segar bagi pembaharuan dan kesinambungan di Indonesia. Mari kita pastikan setiap calon presiden mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Semoga mereka memiliki visi dan solusi untuk memperbaiki persoalan bangsa," imbuh SBY.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menginginkan dibukanya seluruh akses informasi kepada masyarakat, sehingga mereka dapat menilai seluruh calon pemimpinnya.(yor/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]