Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Mudik
Besok Ngantor, Penumpang Padati Tanjungpriok
Sunday 26 Aug 2012 18:40:02

Situasi Terminal Bus Tanjungpriok (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah pekerja di sektor formal akan memulai aktivitas kerja kembali pada Senin (27/8) besok. Kondisi ini membuat Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Tanjungpriok, Jakarta Utara, mengalami lonjakan penumpang arus balik. Untuk mengantisipasi pemudik yang akan tiba hingga dini hari, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan 9 Angkutan Malam Hari (Amari) dari Terminal Tanjungpriok menuju 3 trayek, yaitu Terminal Senen, Kampungmelayu, dan Pulogadung

Kepala Regu Terminal Tanjungpriok, Hilman mengatakan, sejak H+1 hingga H+5 lebaran jumlah arus balik di Terminal Tanjungpriok terjadi lonjakan setiap harinya. Ini karena para penumpang akan kembali beraktivitas pada Senin (27/8) besok.

"Arus balik sejak H+1 mulai melonjak hingga hari ini, dan diprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu dan Minggu malam ini, karena hari Senin masyarakat sudah aktif bekerja dan bersekolah", kata Hilman, Minggu (26/8).

Dijelaskannya, berdasarkan data penumpang di Terminal Tanjungpriok tercatat, pada H+1 lebaran jumlah pemudik yang tiba di Terminal Tanjungpriok mencapai 1.392 orang dengan 172 bus, H+2 meningkat menjadi 1.577 orang dengan 191 bus, H+3 melonjak 1.872 orang dengan 206 bus, H+4 meningkat 2.125 orang dengan 201 bus, dan H+5 melonjak menjadi 2.700 orang dengan 200 bus.

"Hari ini penumpang diprediksi meningkat menjadi 3.000 orang dengan menggunakan 200 bus lebih. Mereka kebanyakan datang dari daerah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah", jelasnya.

Menurut Hilman, arus mudik di Terminal Tanjungpriok sejak H-7 hingga H+5 lebaran telah memberangkatkan 27.965 pemudik. Sedangkan, jumlah penumpang yang tiba selama periode yang sama jumlahnya 21.992 orang. Sementara itu, bila dibandingkan pada tahun 2011, jumlah arus mudik sedikit terjadi peningkatan menjadi 27.632 orang yang berangkat dan 24.174 orang yang datang.

"Untuk jumlah pemudik pada arus balik tahun ini diperkirakan menurun dibandingkan arus balik pada tahun lalu, karena banyak pemudik yang turun di tengah jalan", tuturnya.

Padahal, jika penumpang turun di terminal, pihaknya menyediakan 9 Angkutan Malam Hari (Amari) dari terminal Tanjungpriok menuju 3 trayek, yaitu Terminal Senen, Kampungmelayu, dan Pulogadung. "Hingga saat ini kami telah menggunakan 3 Amari untuk melayani penumpang di malam hari", tandasnya.(brj/bhc/opn)


 
Berita Terkait Mudik
 
• Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
 
• Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
 
• Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
 
• Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
 
• Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]