Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Besok, Ratusan Tamu Asing Akan Hadiri Konferensi ICAIOS di Lhokseumawe
Saturday 08 Jun 2013 23:10:55

Kampus Unimal.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM – Diperkirakan akan hadir ratusan tamu undangan dari berbagai Negara asing pada acara konferensi International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) ke-IV yang dibuka oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah esok hari, Minggu (9/6) di Kampus Universitas Malikussaleh (Unimal) Kota Lhokseumawe.

Penanggung jawab acara konferensi international, Iskandar Zulkarnaen, mengatakan acara itu dipastikan akan berlangsung besok, Minggu mulai pukul 09:00 WIB. Iskandar menuturkan, untuk hari ini (Sabtu (8/6),red), sambil menunggu acara konferensi, Unimal juga telah mengadakan acara Forum Aceh Film Dokumenter yang dimulai sejak pagi tadi sekitar pukul 09:00 WIB.

“Untuk acara hari ini, yang ikut sekitar 20 orang lebih dari dewan international yang membahas tentang perkembangan Aceh melalui pemutaran Forum Aceh Film Dokumenter,” katanya.

Acara pemutaran film Aceh documenter yang dihadiri sekitar ratusan orang ini, katanya, dipimpin oleh Prof. Drs. Kaerlo dari Jakarta dan juga dihadiri oleh Ario Daniohri, yang merupakan salah seorang pembawa acara film tersebut. Dia juga merupakan salah seorang lulusan dari kampus Alvard, Amerika Serikat. “Itu yang acara hari ini,” ujarnya lagi.

Iskandar Zulkarnaen, yang juga sebagai Pembantu Rektor IV ini mengatakan, disamping acara seminar international yang akan dilangsungkan besok Minggu, juga dilaksanakan acara Launching Buku. Launching buku tersebut akan membahas tentang hubungan Aceh dengan Turki. Disamping itu, launching buku-buku tersebut juga akan membahas tentang Politik Aceh, Ekonomi Aceh, termasuk lambang dan polemik bendera Aceh.

"Buku yang akan di launching ini diciptakan oleh orang luar negeri, ada juga yang diciptakan dari lokal Indonesia," tukasnya. Iskandar menambahkan, acara konferensi international yang akan berlangsung pada Minggu besok, difokuskan dengan tema "Pemulihan Sosial".(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]