Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Bertemu Jokowi, AHY: Beliau, Insya Allah Hadiri Rapimnas Demokrat
2018-03-07 06:52:46

AHY Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) P Demokrat saat bersalaman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini. Pertemuan itu sekaligus menyerahkan undangan Rapimnas Partai Demokrat pada 10-11 Maret di Sentul.

"Saya memohon waktu beberapa hari yang lalu bisa bertemu Bapak Presiden Jokowi untuk menyerahkan undangan Rapimnas Partai Demokrat yang akan diselenggarakan 10-11 Maret di Sentul. Kami berharap kehadiran beliau di tengah-tengah seluruh kader yang dihadirkan dalam rapimnas tersebut," kata AHY kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Jokowi dijadwalkan membuka Rapimnas Demokrat pada 10 Maret di Sentul International Convention Center, Bogor, Jabar. AHY mengharapkan kehadiran Jokowi.

"Tadi sudah diterima oleh Pak Jokowi, beliau insya Allah hadir pada tanggal 10 yang akan datang ini, dan mudah-mudahan membawa kebaikan termasuk beliau sebagai pemimpin ini," jelasnya.

AHY berharap kehadiran Jokowi dapat memberikan pesan kepada kader Demokrat. Dalam pertemuan ini, AHY datang sendirian dan berbicara empat mata dengan Jokowi.

"Memiliki harapan sendiri. Hal-hal yang penting untuk disampaikan kader Demokrat," tutupnya.(pd/detik/dik/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
• Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
• Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
• Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
• Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]