Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Beredar di Jejaring Sosial, Warga Akan Numplek di Banda Aceh Kibarkan Bulan Bintang
Sunday 31 Mar 2013 00:14:19

Aksi pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH UTARA, Berita HUKUM - Jejaring sosial facebook, twitter, email maupun BBM di Aceh, saat ini kian ramai membicarakan bendera Aceh, bahkan tersiar kabar Aceh sudah merdeka.

Bahkan beredar informasi bahwa, semua lapisan masyarakat Aceh pada Senin (1/4) akan tumpah ruah di Kota Banda Aceh sebagai bentuk dukungan rakyat terhadap DPRA yang telah mewujudkan impian rakyat melalui qanun tersebut.

Berikut seruan yang tersebar melalui BlackBerry Messenger, “Seruan aksi pawai Bendera & Lambang ACEH, Senin 1 April 2012. Mohon Kepada Seluruh Mahasiswa, Pemuda, Hakim, Jaksa, Polri, TNI, Pegawai Negeri, Pegawai Swasta, Pegawai BUMN, dan Seluruh Lapisan Masyarakat Aceh Berkumpul di Lapangan Blang Padang dan Mesjid Raya Baiturrahman. Atribut: Bendera Bintang Bulen, Spanduk, Lambang Buraq Singa, Karton bertuliskan Dukungan terhadap Bendera dan Lambang Aceh. TRANSPORTASI: Sepeda, Sepeda Motor, Mobil Pribadi, Truk, Mobil Bus. Tekhnis Acara: Pawai sudah di anggap Mulai Sejak keberangkatan Peserta Pawai dari daerah Masing Hingga berkumpul di Lapangan Blang Padang dan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Acara akan di Mulai pukul 10:00-Selesa Koordinator Utama: Tengku Adi Laweung. Mohon Di sebarluakan Seruan Aksi ini Untuk seluruh Rakyat Aceh. By: BURAQ SINGA”.

"Ia benar sekali informasi itu, kami pun besok akan menuju ke Banda Aceh," ujar Marzuki, salah seorang calon peserta konvoi esok Minggu, yang juga turut diamini oleh Sekretaris Jenderal Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh (KMPA), Hendra, Sabtu (30/3)

Ketua Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA-PA) wilayah Pasee, Tgk Zulkarnaini menegaskan, bahwa pihaknya melarang keras aksi konvoi yang akan dilaksanakan hari Senin (1/4). Dan jikapun ada yang tetap berangkat, maka pihaknya tidak bertanggungjawab atas segala hal yang terjadi nantinya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]