Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Ukraina
Berdiri 'Republik Rakyat' di Donetsk
Tuesday 08 Apr 2014 06:29:18

Aktivis Pro-Rusia di Donetsk meminta Rusia kirim pasukan penjaga perdamaian.(Foto: Istimewa)
DONETSK, Berita HUKUM - Para pejabat keamanan Ukraina bertolak menuju tiga kota di bagian timur setelah kelompok-kelompok pro-Rusia menduduki gedung-gedung pemerintah Ukraina. Di kota Donetsk orang-orang yang menyerbu dan menduduki kantor-kantor pemerintah regional mendeklarasikan berdirinya "republik rakyat".

Mereka juga menyerukan referendum yang menurut rencana akan digelar pada 11 Mei dan meminta pemerintah Rusia mengirim pasukan penjaga perdamaian.

Namun wartawan BBC di Moskow mengatakan, Donetsk berbeda dengan Krimea.

Donetsk dikenal sebagai kota industri dan sebagian besar warga di kota ini bisa berbicara bahasa Ukraina.
Jajak pendapat belum lama ini juga menunjukkan dukungan yang cukup signifikan untuk negara Ukraina yang bersatu.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Deshchytsya, dilaporkan mengatakan Ukraina siap berperang dengan Rusia jika Rusia mengirim pasukan ke Ukraina timur.

Presiden sementara Ukraina Oleksandr Turchynov menyebut aksi protes di kawasan timur sebagai upaya Rusia untuk memecah-belah Ukraina.

Dalam pidato di televisi Turchynov menggambarkan aksi ini sebagai bagian dari "gelombang kedua" operasi Rusia untuk menggoyang stabilitas Ukraina.

Selain di Donetsk kelompok-kelompok pro-Rusia juga menduduki kantor-kantor pemerintah di Luhansk dan Kharkiv.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Ukraina
 
Ribuan Drone Digunakan Perang di Ukraina, Mengapa Fungsinya Begitu Penting?
 
Krisis Pangan, Rusia Buka Opsi Ekspor Gandum Ukraina
 
Rusia Ingin Umumkan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei, Kenapa Tanggal Itu Begitu Penting?
 
Mengapa Indonesia Abstain Saat Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB?
 
Bagaimana Sikap Negara BRICS terhadap Rusia?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]