Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Narkoba
Berdasarkan Hasil Tes Urin, Reza Positif Narkoba
2016-08-30 15:03:04

Ilustrasi. Artis penyanyi Indonesia, Reza Artamevia.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hasil pemeriksaan artis penyanyi Indonesia Reza Artamevia positif menggunakan narkoba, ketika polisi melakukan penggerebekan di kamar Gatot Brajamusti atau Aa Gatot di Hotel Golden Tulip, Mataram, Lombok Barat, NTB pada, Minggu (28/8).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan Reza Artamevia positif mengonsumsi narkoba, hal ini diketahui usai dilakukan tes urine.

"Infonya positif, hasil tes urinnya. Tapi enggak ada barang bukti," ujar Boy di Jakarta, Selasa (30/8).

Menurut Boy pada saat penggerebekan yang ditemukan barang bukti hanya pada Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah. Sedangkan pada enam orang lainnya termasuk Reza tidak ditemukan barang bukti.

"Iya betul, yang ada barang buktinya berdua aja," katanya.

Ditambahkan oleh Karopenmas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan ada delapan orang di malam penggerebekan di kamar 1100 di hotel Golden Tulip tersebut. Yakni Gatot, Dewi Aminah, anak Gatot berinisial SP, YY, RN, DN, BN dan Reza.

Hasil penyelidikan enam orang positif menggunakan apetamine sedangkan dua lainnya negatif. Dua yang negatif yakni SP dan BN.

"Sementara yang lainnya masih dalam pemeriksaan di Polres Mataram, jadi kita masih menunggu perkembangan penyidik di sana," jelas Agus.

Saat ditanyakan apakah enam orang positif narkoba ini telah ditetapkan menjadi tersangka, menurut Agus masih belum berstatus tersangka. Alasannya karena menunggu hingga pemeriksaan 3x24 jam.

"Masih punya 3x24 jam. Kesempatan yang ada kita lakukan percepatan. Mudah-mudahan sebelum itu, kita bisa naikkan status mereka yang kita duga dalam kasus ini," papar Agus.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]