Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Brasil
Bentrok Dua Geng di Penjara Brasil, 25 Tewas
2016-10-17 19:10:26

Penjara Agricola de Monte Cristo di Boa Vista, ibukota negara Roraima, Brasil.(Foto: Istimewa)
BRASIL, Berita HUKUM - Setidaknya 25 narapidana tewas dalam bentrokan antara dua faksi yang bersaing di penjara yang penuh sesak di Brasil utara, media lokal melaporkan.

Di antara yang tewas, tujuh dipenggal kepalanya, dan enam orang lainnya dibakar sampai mati, kata seorang perwira polisi.

Peristiwa di penjara Agricola de Monte Cristo di Boa Vista, ibukota negara Roraima itu, terjadi selama jam kunjungan.

Pertumpahan darah dimulai ketika narapidana dari salah satu sayap penjara masuk ke sayap yang lain. Menurut istri mengunjungi seorang tahanan yang sayangnya di penjara ketika kerusuhan pecah, para tahanan bersenjata dengan pisau dan pentungan kayu

Sekitar 100 pengunjung yang dijadikan sebagai sandera telah dibebaskan dan kerusuhan telah berakhir, laporan menambahkan.

Penjara sekitar 3.400 kilometer barat laut dari Rio de Janeiro, dalam keadaan yang berbatasan Venezuela dan Guyana.

Pemerintah negara bagian mengatakan mereka masih menghitung jumlah para tahanan untuk mengkonfirmasi korban tewas.

Dalam sel tiga kamar itu, mereka menemukan sebuah ruang rapat, televisi layar plasma, perpustakaan dan dapur."

Di dalam sel itu terdapat juga AC, perabotan yang nyaman, kamar mandi di dalam kamar dan koleksi DVD.

Kekerasan bermula ketika para narapidana menerobas ke bagian lain penjara tempat ditahannya para narapidana dari geng yang berbeda.kata Kapten Falkner Ferreira seperti dikutip oleh situs G1 yang berbahasa bahasa Portugis.

Para tahanan itu bersenjatakan pisau dan tongkat kayu, kata seorang saksi mata.

Laporan mengatakan saat ini terdapat 1.400 Narapidana, hampir dua kali lipat kapasitas sebenarnya sebanyak 740 tahanan.

Brasil memiliki tingkat hunian penjara keempat terbesar di dunia, dengan sekitar 600.000 narapidana.

Menurut para wartawan, banyak penjara yang dikelola secara buruk dan kelebihan penghuni yang praktis dikelola oleh kelompok-kelompok kejahatan terorganisasi.(BBC/360nobs/bh/sya)


 
Berita Terkait Brasil
 
Bendungan di Brasil Jebol, 'Harapan Tipis' Temukan Ratusan Korban Hilang
 
"Sedikitnya 26 Tewas' dalam Kerusuhan di Penjara Brasil
 
Kerusuhan Penjara Brasil Tewaskan 56 Orang, Polisi Kejar Puluhan Napi
 
Tak Digaji, Para Pekerja PNS Brasil Bentrok dengan Pasukan Anti Huru hara
 
Bentrok Dua Geng di Penjara Brasil, 25 Tewas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]