Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Reshuffle
Belum Ada Rencana Reshuffle, Presiden Berharap Menteri Bekerja Penuh
Friday 04 Jan 2013 16:28:58

Presiden SBY Saat Memberikan Keterangan Pers Usai Kunjungan Mendadak di Desa Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, Jumat (4/1) Pagi (Foto: Ist)
TANGERANG, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana perombakan kabinet. "Tidak menjamin sampai 2014 tidak ada reshuffle, tapi yang jelas sekarang ini tidak ada. Harapan saya semua bisa bekerja dangan penuh," kata SBY kepada wartawan usai melakukan kunjungan mendadak ke Kampung Nelayan Tanjung Pasir, Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (4/1) pagi.

Terkait mengenai banyaknya nama calon Menpora yang beredar di media massa, SBY mengungkapkan bahwa itu bukan berasal dari Presiden. "Dalam waktu dekat, Menpora yang baru akan dipilih. Sementara sekarang ini tugas-tugas Kemenpora ditangani dengan baik oleh Menko Kesra," Presiden SBY menjelaskan.

Meskipun belum ada nama yang terpilih sebagai calon Menpora, namun Presiden SBY mengatakan bahwa calon tersebut akan berasal dari Partai Demokrat. "Tentu karena menteri yang keluar ini dari Demokrat, saya akan tetap mengisi dengan dari Partai Demokrat," Presiden menegaskan.

Hal ini dikaitkan dengan komposisi Kabinet Indonesia Bersatu II yang terdiri dari parpol koalisi maupun nonparpol. "Pada reshuffle sebelum tahun 2012, jumlah itu (menteri yang berasal dari Partai Demokrat) telah saya kurangi menjadi 5," kata Kepala Negara.

Presiden SBY meminta pengertian dari seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat bahwa hal tersebut dilakukan agar tidak mengubah rasio dan komposisi KIB II yang telah ada.(fbw/pdn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Reshuffle
 
Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
 
Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
 
Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
 
Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
 
Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]