Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Begini Cara Alumni HMI Menangkan Prabowo-Hatta
Sunday 29 Jun 2014 23:02:44

Ilustrasi. Kampanye Capres No 1 Prabowo-Hatta di GBK dan di Bali.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Eksponen Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merapatkan barisan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Mereka akan mengorganisir 600 ribu anggota dalam sebuah tim relawan untuk memenangkan Pilpres 2014.

"Cara yang dilakukan adalah setiap eksponen alumni HMI diminta untuk mengajak 5 orang keluarganya dan kalangan terdekat serta kadernya untuk menjadi relawan sehingga terkumpul 3 juta relawan," kata Sekretaris Departemen Politik dan Pembangunan Demokrasi Majelis Nasional KAHMI, Riyono Asnan kepada VIVAnews, Sabtu (28/6).

Riyono mengatakan, relawan yang terbentuk itu akan bergerak terus setiap hari untuk menggalang dukungan sampai pemungutan suara tiba. Selanjutnya, setiap relawan diminta menggaet 5 orang sehingga mendapat dukungan 15 juta orang.

"Dengan keahlian, pengalaman selama berkiprah di HMI, pekerjaan menggalang dukungan adalah pekerjaan yang sehari-hari dilakukan para alumni HMI. Karena itu, kami yakin apa yang kita targetkan ini akan tercapai," ujarnya.

Riyono menegaskan, mereka akan bekerja keras mensosialisasikan visi misi Prabowo-Hatta. Dengan tersebarnya eksponen alumni HMI di berbagai bidang kehidupan masyarakat, tidak akan sulit membumikan cita-cita dan perjuangan pasangan nomor urut satu itu ke semua lapisan masyarakat.

"Ketokohan para alumni HMI yang tersebar di semua bidang, berlatar belakang dari berbagai profesi, eksponen alumni HMI yakin akan dapat memenangkan Prabowo-Hatta dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014 mendatang," terangnya.

KAHMI Independen

Riyono melanjutkan, dalam usahanya mendukung Prabowo-Hatta, eksponen alumni HMI tidak menggunakan kelembagaan KAHMI. Dia mengklarifikasi bahwa, KAHMI secara kelembagaan tetap independen.

"Namun sebagai individu yang mempunyai kemerdekaan diri, eksponen alumni HMI mempunyai keberpihakan yang kritis, objektif dan rasional," jelasnya.

Riyono menambahkan, ketika di hadapkan pada idealisasi perjuangan yang dicita-citakan maka hukumnya wajib bagi alumni HMI untuk berpihak pada nilai-nilai yang diyakininya. Keberpihakan ini, kata dia, hanyalah untuk melanjutkan perjuangan setiap kader yang pernah digembeleng di HMI.

"Jadi keberpihkan eksponen alumni HMI hanyalah pada nilai yang berorientasi jangka panjang yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT. Bukan berpihak pada hal-hal yang terkait dengan politik praktis yang biasanya bersifat jangka pendek yaitu sebatas memperebutkan jabatan dan kekuasaan," tegas dia.(adi/viva/beno/sa/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]