Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Begal
Begal Marak Masyarakat Lampung Utara Resah
Tuesday 03 Apr 2012 02:51:43

Ilustrasi Begal (Foto: otomotifnet.com)
BANDAR LAMPUNG (BeritaHUKUM.com) – Maraknya kasus perampokan dengan tindak kekerasan yang telah terjadi di Lampung kurun sebulan terakhir, memaksa aparat Kepolisian bekerja keras guna menuntaskan aksi para Begal, yang menurut Polda Lampung, telah meresahkan 12 kepala desa di Lampung Utara.

Terkait aksi begal yang meresahkan warga, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Ajun Komisaris Pol Sulistyaningsih mengatakan, Polisi telah mengamankan KM (18) berikut dua temannya dan sebuah sepeda motor Mega Pro.

Penangkapan pelaku begal’ motor itu dikembangkan melalui laporan Yusbi Mutaman, warga Lampung Tengah yang menyampaikan motornya dirampas begal ditengah jalan. Pada wartawan Lampung Post, Yusbi juga mengaku uangnya turut dirampas, Senin (2/4).

Adapun penangkapan begal oleh pihak aparat guna menjawab tuntutan warga yang menilai pihak Kepolisian Lampung lambat menangani keluhan warga selang sebulan terakhir. “Penangkapan begal motor ini adalah respon bahwa kami siap mengamankan lingkungan. Penangkapan akan terus dilakukan agar warga tidak lagi mengeluh dan lingkungan kembali aman. Kami peduli dan siap membantu keluhan warga,” papar Sulistyaningsih.

Yasir Arafat, kepala Desa Rejomulyo, Abung Timur, mengaku khawatir warga bakal main hakim sendiri jika pembegalan yang marak ini tidak dapat ditekan.

Menanggapi hal itu, Kombes Eko Indra Heri mengatakan pihaknya akan mengecek lebih dulu dua kecamatan itu. "Jika memang diperlukan, kami dari Polda bisa saja langsung turun tangan menangani hal ini," ujar dia.

Kamis (22/3) lalu, ratusan warga juga mendatangi Polres Lampung Utara karena kecewa dengan kinerja Polisi yang terkesan tidak serius menangani tindak kejahatan, khususnya begal.

Warga Tuntut Aparat Sigap

Keresahan warga mulai tak terbendung saat aksi begal kembali marak dalam sebulan terakhir. Bermula pada pekan lalu, belasan kepala desa di Lampung Utara mendatangi Markas Polda Lampung guna meminta penindakan tegas bagi para pelaku begal sadis yang merajalela di wilayah tersebut. Bahkan, aksi begal meluas hingga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Utara.

Masyarakat menilai kinerja Polisi yang terkesan tidak serius menangani tindak kejahatan. Para kepala desa itu merasa resah karena dalam sehari aksi pembegalan di wilayah mereka terjadi hingga 12 kali.

Kepolisian di seluruh wilayah, terutama di wilayah Lampung Utara, tentunya harus mengerahkan segala daya dan upaya untuk menangkap dan melumpuhkan para pelaku kejahatan begal, tidak terkecuali terkait premanisme. (dbs/LP/bie)


 
Berita Terkait Begal
 
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
 
Polsek Cibinong Berhasil Gagalkan Aksi Pembegalan
 
2 Pelaku Genk Motor Begal Pengunjung Warkop Jatikramat Bekasi Ditembus Timah Panas, 5 DPO
 
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
 
Polisi Tangkap Komplotan Begal Truk Gula, 3 Pelaku Didoor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]