Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Banyak Dituding Soal Kasus Hambalang, Mahyudin Masih Bela Diri
Tuesday 15 Jan 2013 18:24:44

Mahyudin, mantan Ketua Komisi X DPR RI usai menjani pemeriksaan di KPK, Selasa (15/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Ketua Komisi X DPR RI, Mahyudin membantah berbagai perihal tudingan. Baik yang dilontarkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin mapun tim Elang Hitam, Rizal Mallarangeng terkait dugaan korupsi pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat.

Mengenai tudingan Nazar, sapaan M Nazaruddin, Mahyudin menganggap hal itu terlalu mengada-ada. Nazaruddin sebelumnya menyebut jika Mahyudin menerima uang Rp 10 miliar dari PT Adhi Karya. Usai menjalani pemriksaan KPK, Selasa (15/1) politisi Partai Demokrat menyerahkan semuanya pada penegak hukum. Untuk itu, apapun yang dituduhkan pada dirinya ia tidak mempermasalahkan. “Terserah yang menuduh saya, tanyakan saja pada yang memberikan informasi itu. Yang pasti itu tidak benar (tudingan Nazar),” ujar Mahyudin usai diperiksa selama 2 jam oleh penyidik KPK.

Nama Mahyudin memang kerap disebut-sebut oleh Nazar, dalam pemeriksaan kasus ini sebagai orang yang paling tahu urusan dapur proyek sport centre Hambalang. Pasalnya, Mahyudin pada waktu itu adalah Ketua Komisi X DPR RI.

Dikatakan Nazar, Mahyudin mengetahui proses serta aliran dana proyek Hambalang dan yang paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Menurut suami Neneng Sri Wahyuni itu, Mahyudin mengamankan proyek itu dengan menandatangani berkas-berkas proyek itu bersama pimpinan lainnya. Selain itu, Nazar juga menuding jika Mahyudin kecipratan duit sebesar Rp 10 milyar yang ia dapatkan dari perusahaan kontraktor plat merah, PT Adhi Karya.

Selain mendapat tudingan dari Nazar, informasi dari Rizal Mallarangeng, adik kandung Andi Mallarangeng menyebut Mahyudin merupakan aktor kelas kakap proyek Hambalang. Tapi lagi-lagi Mahyudin membantah, ia kembali menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya ke penegak hukum. "Kalau dia (Rizal) mempunyai punya bukti, biarkan saja. Tanda terima bukti, apa ada buktinya. Biarkan penyidik yang menyelidiki. Kita serahkan ke penegak hukum KPK saja," ujarnya.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]