Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tsunami
Bantuan dari Kaltim Siap Menuju Palu - Donggala Terkena Gempa - Tsunami
2018-09-30 17:39:45

Bantuan Masyarakat Kaltim melalui KM Miang Besar pada, Minggu (30/9) siap menuju Palu - Donggala dari Pelabuhan Navigasi Samarinda.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) Samarinda berupa sandang, pangan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang terjadi pada, Kamis (28/9) lalu siap diberangkatkan dengan melalui jalur laut menggunakan KM. Miang Besar dari dermaga Navigasi Samarinda pada, Minggu (30/9).

Korban tewas akibat gempa dan tsunami dahsyat di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah bertambah jadi 832 Orang. Informasi terbaru tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho Minggu (30/9) siang.

Untuk membantu saudara kita yang menjadi korban gempa 7,7 SR dan tsunami yang menerjang Palu - Donggala dan sekitarnya, Tim Pencarian dan Pertolongan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim dan Kaltara sehari sebelumnya sudah memberangkan sejumlah relawan dengan KM. Wisanggeni, termasuk di dalam rombongan ada tim dokter yang dikoordinir langsung oleh Wakil Direktur RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Dr. Ahmad Zuhro Maruf, SP, BS.

Kepala Kantor Basarnas Kaltim dan Kaltara, Gusti Anwar Mulyadi mengatakan bahwa, tim dokter yang berangkat ada 2 orang, terdiri dari ahli bedah dan saraf, lengkap dengan obat-obatan dan peralatan yang akan digunakan untuk membantu korban gempa dan tsunami tersebut.

Disamping itu Kepala Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto menambahkan, Kapal SAR Wisanggeni selain membawa bantuan dokter dan obat obatan juga memabawa logistik makanan serta kantong mayat, peralatan Extralasi (Colappse Structure Search & Rescue) juga dibawa untuk digunakan oleh Reacuer yang akan menyisir dan mencari korban di seluruh wilayah terdampak gempa bersama Tim Basarnas lainnya.

“Extralasi berfungsi khusus mengeluarkan korban yang terhimpit maupun terjebak di reruntuhan bangunan,” terangnya, Tim juga membawa Emergency Lighting guna penerangan serta sumber listrik.

"Bantuan dari masyarakat Samarinda berupa sandang pangan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dari Dermaga Navigasi Samarinda Minggu (30/9) dengan KM Miang Besar," ujarnya.

Sementara, terkait maraknya foto maupun video yang fulgar di media sosial seperti Facebook, Watsapp dan lainnya, Ketua Forum Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Kalimantan Timur, Amir Hamzah menghimbau agar masyarakat untuk tidak asal menyebarkan video-vodeo maupun foto-foto korban gempa dan tsunali di Palu dan Donggala secara vulgar di media sosial termasuk di grup-grup WhatsApp, hal ini demi mempertimbangkan perasaan keluarga korban yang dilanda musibah tsunami, terang Amir Hamzah.

"Tidak elok menyebarkan video-video dan foto-foto vulgar korban gempa dan tsunami yang sedang dievakuasi, karena menambah duka buat keluarga korban, jadi kami minta jika menerima vidio seperti itu hendaknya tidak lagi menyebar ke pengguna, media lainnya dan jika perlu menyarankan kepada penyebar untuk tidak menyebarkan vidio tersebut," ungkap Amir.

Amir Hamzah juga menambahkan, "Wapena Kaltim dalam waktu dekat akan mengirimkan bantuan melalui tim relawan yang sudah berada di lokasi kejadian, bantuan dari Wapena dilakukan setiap ada bencana hanya di Kaltim tapi juga di seluruh wilayah Indonesia," pungkasnya.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]