Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Australia
Bantuan Australia ke Indonesia Dipotong Sampai 40%
Thursday 14 May 2015 02:06:03

Menteri Keuangan Joe Hockey menegaskan pemotongan berdasarkan formula umum.(Foto: Istimewa)
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Pemerintah Australia mengumumkan pemotongan bantuan kepada Indonesia sebesar 40% di tengah-tengah rencana pemotongan anggaran menjadi AUS$4,1 miliar tahun depan. Pemotongan itu membuat bantuan Australia ke Indonesia tinggal AU$323 juta atau sekitar Rp5,6 triliun.

Namun ditegaskan bahwa pemotongan bantuan tidak terkait dengan keputusan pemerintah Indonesia mengeksekusi dua warga negara Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dalam kasus narkotika.

Australia menarik duta besarnya dari Indonesia sebagai aksi protes atas eksekusi kedua warganya itu.

“Tidak ada sasaran khusus atas negara apa pun, pemotongan dilakukan dengan formula," jelas Menteri Keuangan Joe Hockey, seperti dikutip sejumlah media.

Pemerintah Canberra juga memotong bantuannya atas beberapa negara lain, seperti Timor Timur, Papua Nugini, Vietnam, Filipina, Afghanistan, termasuk bantuan ke Palestina.

Namun Kamboja, yang menandatangani kesepakatan dengan Australia tentang program pemukiman kembali migran, akan tetap mendapatkan bantuan sebesar AU$52,4 juta untuk tahun depan.

Negara-negara di kawasan Pasifik, seperti Kepulauan Solomon, Vanuatu, Samoa, dan Fuji juga tidak menghadapi pemotongan bantuan.

Di tengah meningkatnya ketegangan antara Australia dan Indonesia, pemerintah federal telah secara dramatis memangkas bantuan ke tetangga asing yang besar dengan mata-popping $ 239.000.000.

Dipotong, yang setara dengan 40% dari anggaran bantuan Australia untuk Indonesia, merupakan salah satu senilai $ 1 miliar pemotongan bantuan luar negeri mengumumkan di anggaran federal Selasa malam.

Di bawah rencana baru, bantuan nonhumanitarian untuk Indonesia akan pergi dari lebih dari $ 600 juta tahun ini untuk $ 366.000.000 tahun depan. Bantuan Nonhumanitarian digunakan oleh negara-negara miskin untuk membangun fasilitas kesehatan dan sekolah.

Tetangga Asia lainnya termasuk Vietnam, Filipina, Myanmar, dan beberapa negara di Afrika juga mengalami 40% luka mirip dengan program bantuan mereka.

Mitra Pacific besar, seperti Kepulauan Solomon dan Fiji, kebal dari pemotongan brutal.

Pemerintah memperingatkan bahwa kembali pada bulan Desember tahun lalu, bantuan asing akan dikurangi dari $ 4,4 miliar 2014-2015 untuk $ 3340000000 pada 2015-2016. Tapi itu tidak diketahui di mana pemotongan akan dirasakan.

Menteri luar negeri Julie Bishop telah menjadi kritikus vokal dari tinjauan pengeluaran komite pemerintah yang memutuskan di mana untuk memotong bantuan dalam beberapa pekan terakhir.

Alokasi mengumumkan pada hari Selasa cenderung menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang memburuknya hubungan Australia dengan Indonesia.

Duta Besar Indonesia di Australia dipanggil kembali dalam sebuah langkah belum pernah terjadi sebelumnya di bangun dari Bali Nine eksekusi bulan lalu dan itu belum diketahui kapan ia akan kembali ke Jakarta.(BBC/buzzfeed/bh/sya)


 
Berita Terkait Australia
 
Anthony Albanese Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Australia
 
Scott Morrison Jadi Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull Dilengserkan
 
Suhu Australia Tembus 50 Derajat Celsius 'Dalam Beberapa Dekade'
 
Angkatan Laut Australia Hentikan Kapal Penuh Senjata Api
 
Apa yang Membuat PM Australia Tony Abbott Dilengserkan?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]