Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samsat
Banten Hapus Denda dan Biaya Balik Nama Kendaraan selama 3 Bulan
2017-05-16 20:03:21

Ilustrasi. Kantor Samsat Ciputat Tangerang Selatan, Banten.(Foto: BH /sya)
BANTEN, Berita HUKUM - Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menghapus biaya balik nama kendaraan dan denda bagi masyarakat yang telat membayar pajak kendaraan bermotor miliknya.
Tak tanggung-tanggung, kebijakan tersebut berlaku selama tiga bulan, mulai bulan ini hingga Agustus mendatang.

"Mulai hari ini (kemarin.15/5) hingga hingga 31 Agustus mendatang, biaya balik nama kendaraan bermotor, mutasi masuk dari luar daerah, mutasi dalam daerah dihapus. Selain itu, sanksi administrasi atas keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor pun dihapus," ujar Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sopari dilansir Radar Banten Online (Jawa Pos Grup), Senin (15/5).

Opar menjelaskan, program ini mengacu pada Peraturan Gubernur Banten nomor 33 Tahun 2017. Yakni tentang Penghapusan Bea Balik Nama Kendaran Bermotor Mutasi Masuk Dari Luar Daerah, Dan Mutasi Dalam Daerah Serta Penghapusan Sanksi Administrasi Atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.

"Kegiatan ini bagaimana menarik para wajib pajak untuk menyelesaikan administrasi," papar Opar kepada awak media.

Masyarakat, kata dia, bisa menikmati program tersebut dengan cara mendatangi kantor Samsat di seluruh daerah di Provinsi Banten, Unit Pelaksana Teknis, gerai, atau saat program Samsat Keliling (Samling).

Selain itu, khusus di bulan Ramdan, Bapenda pun akan membuat Samsat Ngabuburit untuk menjangkau masyarakat atau para wajib pajak.

Terkait target, berdasarkan target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten tahun 2017, target pajak daerah Provinsi Banten sebesar Rp 5,4 triliun lebih. Hingga Minggu (14/5), realisasi pajak baru mencapai Rp 1,829 triliun lebih atau 33,9 persen.

Opar melanjutkan, pajak kendaraan bermotor ditarget sebesar Rp 2,060 triliun dan realisasi pada 14 Mei baru sekitar Rp 701 miliar. Kemudian bea balik nama kendaraam bermotor ditarget Rp 1,959 triliun dan realisasi mencapai Rp 674 miliar.(bay/rb/mam/JPG/bh/sya)



 
Berita Terkait Samsat
 
Penyandang Disabilitas Merasa Terbantu Pelayanan Samsat Jakpus, Ombudsman: Dapat Diikuti Samsat Lain!
 
Kanit STNK Samsat Jakarta Utara AKP Didit Sugama Tergusur oleh Perwira Lulusan Akpol
 
Kompol Ardila Serahkan Jabatan Kasi STNK Ditlantas Polda Metro ke AKP Anrianto
 
Samsat Kota dan Kabupaten Bekasi di Mata Warga: Terima Kasih Sudah Berikan Kenyamanan untuk Kami
 
Pertama Kali ke Samsat Jaktim untuk Bayar Pajak Mobil, Warga: Petugas Sangat Ramah dan Welcome
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]